Forum Guru Honorer Jabar Tuntut Kejelasan Nasib ke Ridwan Kamil

- Senin, 25 Juli 2022 | 14:49 WIB
Puluhan guru honorer se-Jawa Barat (Jabar) berdemonstrasi di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Senin, 25 Juli 2022 . (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)
Puluhan guru honorer se-Jawa Barat (Jabar) berdemonstrasi di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Senin, 25 Juli 2022 . (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM—Puluhan guru honorer se-Jawa Barat (Jabar) berdemonstrasi di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Senin, 25 Juli 2022 .

Guru honorer yang tergabung dalam forum Guru Lulus Passing Grade (GLPG) P3K ini ingin bertemu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, guna meminta kejelasan kuota dan formasi di Jabar.

Ketua GLPG PK3 Jabar, Endri Lesmana mengungkapkan, kejelasan itu meliputi nasib guru yang sudah lulus passing grade. Dalam catatannya, sebanyak 10.397 guru di Jabar telah lulus passing grade, tetapi baru 6.425 guru mendapatkan kepastian penempatan.

Baca Juga: Covid-19 di Kota Bandung Meningkat Lagi, Kasus Aktif Tertinggi di Kecamatan Antapani

"Selebihnya atau sebanyak 3.972 belum ada penempatan. Ini harus dituntaskan, harapan kami itu," ucap Endri di Gedung Sate.

Selain belum ada kejelasan dan kepastian, lanjut dia, terdapat ribuan guru lain di Jabar yang nasibnya dikeluarkan sekolah hingga jam mengajar berkurang.

"Mereka bukan guru honoree baru. Mereka terdaftar di Dapodik dan lulus passing grade," jelas Endri.

Baca Juga: Pasar Tradisional Harus Mulai Rambah Digital Marketing

Salah seorang guru yang ikut bedemo di Gedung Sate, Maulana, mengaku lulus passing grade pada 2021 lalu.

Walau sudah lulus, tapi guru asal Garut itu mengaku saat ini masih belum mendapatkan kepastian penempatan untuk mengajar.

Halaman:

Editor: Isabella Nilam Mentari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X