KMPPA Beri Rapor Merah untuk Perlindungan Anak di Jabar

- Minggu, 24 Juli 2022 | 13:39 WIB
ILUSTRASI Anak | KMPPA memberikan rapor merah untuk perlindungan anak di Jawa Barat pada peringatan Hari Anak Nasional karena adanya kasus perundungan di Kabupaten Tasikmalaya yang menyebabkan korban perundungan meninggal dunia (Pixabay/Bessi)
ILUSTRASI Anak | KMPPA memberikan rapor merah untuk perlindungan anak di Jawa Barat pada peringatan Hari Anak Nasional karena adanya kasus perundungan di Kabupaten Tasikmalaya yang menyebabkan korban perundungan meninggal dunia (Pixabay/Bessi)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Kelompok Masyarakat Peduli Perlindungan Anak (KMPPA) memberikan rapor merah untuk perlindungan anak di Jawa Barat pada peringatan Hari Anak Nasional. Hal tersebut, tak terlepas dari adanya kasus perundungan di Kabupaten Tasikmalaya yang menyebabkan korban perundungan meninggal dunia.

Ketua KMPPA Jawa Barat, Andri Mochamad Saftari mengatakan rapor tersebut diberikan merujuk pada kompleksitas permasalahan dan kejahatan anak di Jawa Barat marak terjadi.

"Pemerintah Daerah selaku penyelenggera Negara sekaligus sebagai penyelenggara Perlindungan anak tak serius jamin hak dan melindungi anak" ujar Andri, Minggu, 24 Juli 2022.

Baca Juga: Viral Kasus Bocah Meninggal Akibat Bully di Tasikmalaya, Seperti Apa Gejala Depresi Pada Anak?

Andri menuturkan, hingga saat ini angka pekerja anak, perdagangan anak, eksploitasi sexsual, pernikahan anak, peredaran NARKOBA, anak putus sekolah, stanting dan sejumlah kasus lain masih tinggi.

"Kami menemukan fakta kasus di 13 Kota dan Kabupaten (Bandung, Sumedang, Majalengka, Kuningan, Cirebon, Indramayu, Karawang, Sukabumi, Garut, Ciamis, Banjar dan Pangandaran) dalam kegiatan Road Show Advokasi Hak Anak" tegasnya.

Andri yang juga menjabat sebagai Direktur LP3A (Lembaga Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak) Jabar menuturkan,
upaya bersama perlindungan anak sesuai amanat Undang Undang Pasal 20 Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak bahwa

"Negara, Pemerintah, Pemerintah Daerah, Keluarga dan Masyarakat Bertanggungjawab terhadap perlindungan anak," tegasnya.

Baca Juga: Dukung Pengusaha Pemula, Rabbani Luncurkan Jamaah

Halaman:

Editor: Dina Miladina Dewimulyani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sepeda Listrik Ramah Lingkungan Hadir di ITB

Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:51 WIB
X