WALHI Dorong Investigasi Sumber Limbah Batu Bara yang Cemari Situ Ciburuy di KBB

- Kamis, 21 Juli 2022 | 10:54 WIB
Situ Ciburuy, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, tercemar limbah. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Situ Ciburuy, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, tercemar limbah. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

 

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mendorong pemerintah melakukan investigasi sumber limbah batu bara atau sering disebut fly ash dan bottom ash (FABA) yang diduga ikut jadi penyumbang tercemarnya perairan Situ Ciburuy, di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

WALHI menilai langkah itu bisa ditempuh dengan cara menginventarisasi industri di kawasan sekitar Ciburuy yang memakai bahan FABA. Setelah itu didapat, baru dicek penyaluran limbah tersebut. Berdasarkan regulasi limbah FABA harus dikelola oleh pihak yang mengantongi izin.

"Ini mudah diinvestigasi dan ditelusuri tinggal dilihat siapa saja pelaku industri yang menggunakan batu bara di Bandung Barat dan bisa dilihat catatan manifes mereka batu bara dan limbah FABA disalurkan ke mana? Karena berdasarkan regulasi harus dikelola dan diangkut oleh pihak yang berizin," kata Direktur Eksekutif WALHI Jawa Barat (Jabar) Meiki Wemly Paendong, Kamis, 21 Juli 2022.

Baca Juga: Situ Ciburuy Bandung Barat Tercemar, DLH Akan Ambil Sampel di 5 Titik

Diketahui, berdasarkan penelusuran ke lapangan aparat gabungan bersama DLH, penyebab danau Ciburuy tercemar tidak tunggal. Ada beberapa kegiatan industri yang memicu kondisinya menjadi seperti itu. Salah satunya limbah batu bara dari aktivitas membuat batako yang masuk ke saluran air bermuara di Ciburuy.

"Makanya kalau ada temuan FABA, patut dicurigai ada pelaku industri yang diam-diam membuang limbah FABA di situ Ciburuy," kata Meiki.

Situ Ciburuy, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, tercemar limbah. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Adanya praktik pencemaran perairan Situ Ciburuy juga tak lepas dari lemahnya pengawasan dari pemerintah. WALHI meminta pelaku industri yang terlibat dihukum tegas sedangkan aktivitas limbah dari masyarakat bisa diberi pembinaan.

"Ini bentuk lemahnya pengawasan dari pemerintah daerah melalui DLH Pemprov Jabar dan Bandung Barat. Jelas-jelas ini bentuk pelanggaran oknum pelaku industri karena kalau ada temuan FABA dihasilkan dari kegiatan industri," katanya.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X