Pemkot Bandung Minta Pengelola Wisata Perketat Wajib Booster bagi Pengunjung

- Selasa, 19 Juli 2022 | 17:58 WIB
Warga mengunjungi Kebun Binatang Bandung, Kota Bandung | Pemkot Bandung meminta seluruh pengelola tempat wisata yang ada di Kota Bandung untuk memperketat pengawasan syarat wajib booster. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Warga mengunjungi Kebun Binatang Bandung, Kota Bandung | Pemkot Bandung meminta seluruh pengelola tempat wisata yang ada di Kota Bandung untuk memperketat pengawasan syarat wajib booster. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meminta seluruh pengelola tempat wisata yang ada di Kota Bandung untuk memperketat pengawasan syarat wajib booster bagi pengunjung yang berwisata dilokasi yang dikelola.

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyebut upaya tersebut harus dioptimalkan guna menekan penyebaran virus Covid-19 di Kota Bandung yang saat ini tengah merangkak naik.

"Makannya lewat Perwal terbaru, kita mensyaratkan saat masyarakat hadir ke tempat-tempat yang sudah diberi relaksasi (tempat publik termasuk wisata) itu harus sudah vaksin booster diawasi dari PeduliLindungi," ujar Yana Mulyana, Selasa, 19 Juli 2022.

Pasalnya, jelas Yana, langkah tersebut ditempuh untuk menjaga status PPKM level 1 di Kota Bandung.

Jika terjadi penurunan level menjadi PPKM level 2, sejumlah relaksasi yang telah diberikan termasuk tempat wisata bisa kembali dikurangi.

"Karena, jika kita tidak saling bekerjasama ini akan sulit dan turun PPKM level 2, dimana kapasitas akan dikurangi, jam operasional akan dikurangi itu akan merugikan semua. Jadi ayo kita jaga sama-sama," jelasnya.

Selain pengetatan tersebut, Yana mengatakan pihaknya saat ini terus mendorong masyarakat untuk mengikuti vaksinasi booster.

Baca Juga: 10 Warga KBB Meninggal Dunia Akibat DBD Sepanjang 2022

"Vaksin booster dosis 3 akan terus, dibantu temen-temen kewilayahan, terus dibantu TNI dan POLRI. Mudah-mudahan jadi ikhtiar masyarakat untuk kembali melakukan vaksin booster, insyaallah diakhir Agustus sesuai rencana sudah 50 persen," tandasnya.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sepeda Listrik Ramah Lingkungan Hadir di ITB

Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:51 WIB
X