Korps Alumni KNPI Kabupaten Bandung Minta PPDB SMA/SMK Dievaluasi

- Selasa, 19 Juli 2022 | 17:05 WIB
Korps alumni KNPI Kabupaten Bandung meminta pemerintah Jawa Barat untuk melakukan evaluasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK yang banyak terjadi kejanggalan (istimewa)
Korps alumni KNPI Kabupaten Bandung meminta pemerintah Jawa Barat untuk melakukan evaluasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK yang banyak terjadi kejanggalan (istimewa)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Korps alumni KNPI Kabupaten Bandung meminta pemerintah Jawa Barat untuk melakukan evaluasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK yang banyak terjadi kejanggalan.

Ketua Korps Alumni KNPI Kabupaten Bandung, TB Topan Lesmana, mengatakan ada sejumlah hal yang harus dievaluasi dalam proses PPDB SMA/SMK di Jawa Barat.

Salah satunya adalah dugaan jual beli kursi juga titipan calon siswa untuk bisa masuk ke SMA/SMK yang dinilai favorit.

Baca Juga: PPDB SMA/SMK di Jabar Dinilai Banyak Kecurangan, DPD Korps Alumni KNPI Kabupaten Bandung Ajukan Tuntutan

"Kami memiliki data valid dan siap jika diminta untuk pembuktian terkait masalah tersebut," tutur Topan di Soreang, Selasa 19 Juli 2022.

PPDB SMA/SMK di Jawa Barat juga memiliki polemik lain, seperti kurangnya informasi mengenai jalur penerimaan siswa, sampai sulitnya calon peserta didik baru mengakses laman sekolah untuk mendaftar.

Minimnya sosialisasi membuat masyarakat yang hendak menyekolahkan anaknya kebingungan sampai akhirnya tidak bisa melakukan pendaftaran secara daring.

Baca Juga: Kuota PPDB Belum Terisi, Orang Tua Pilih Datang Langsung ke Sekolah

"Ini seperti ada unsur kesengajaan untuk melakukan konspirasi nakal," katanya.

Halaman:

Editor: Dina Miladina Dewimulyani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X