Harga Komoditi Naik, Omzet Pedagang Pasar Padalarang Terus Merosot

- Selasa, 12 Juli 2022 | 19:36 WIB
Cabai rawit | Sejumlah Pedagang pasar Tagog Padalarang mengeluhkan omzet turun hingga 50 persen akibat harga beberapa komoditi naik. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Cabai rawit | Sejumlah Pedagang pasar Tagog Padalarang mengeluhkan omzet turun hingga 50 persen akibat harga beberapa komoditi naik. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM - Sejumlah pedagang Pasar Tagog Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengeluhkan omzet turun hingga 50 persen akibat harga beberapa komoditi naik.

Beberapa harga komoditas yang mengalami kenaikan diantaranya cabai merah keriting Rp100 ribu, cabai hijau Rp120 ribu, dan cabai rawit merah menyentuh Rp 100 ribu per kilogram.

Selain itu, bawang merah Rp50 ribu perkilogram, tomat antara Rp15 ribu per kilogram, dan terigu Rp10-12 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang, Indra AS (49) mengatakan, kenaikan harga tersebut terjadi sejak hari raya idul Fitri beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Dishub Bakal Sediakan Layanan Uji KIR untuk Wilayah Selatan KBB

"Kenaikan harga dirasakan oleh para pedagang sejak dua bulan terakhir. Malahan sekarang harga semakin melonjak," kata Indra, Selasa 12 Juli 2022.

Indra menambahkan, sembako yang sangat terasa melonjak yakni untuk tepung terigu, tepung Aci dan gula pasir yang juga harganya terus tinggi.

"Tarigu per 25 kg Rp150 ribu sekarang menyentuh Rp225 ribu dan tepung aci per 25 kg Rp190 ribu sekarang jadi Rp225 ribu. Sementara itu untuk gula pasir per 50 kg Rp500 ribu jadi Rp800 ribu," jelasnya.

Baca Juga: Keutamaan Sholawat Nabi, Amalkan agar Kemiskinan Dihilangkan

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

17 Rumah di Parongpong KBB Terendam Banjir Bandang

Rabu, 5 Oktober 2022 | 15:58 WIB

289 Orang Daftar Anggota Panwascam di Bandung Barat

Jumat, 30 September 2022 | 17:10 WIB
X