17 Jaksa Siap Tuntut Tersangka TPPU Doni Salmanan

- Selasa, 5 Juli 2022 | 12:53 WIB
JPU siap menuntut tersangka Doni Salaman atas dugaan penipuan dan Tindak Pidana Pencucian Uang atau TPPU. (Instagram/doni.salmananid)
JPU siap menuntut tersangka Doni Salaman atas dugaan penipuan dan Tindak Pidana Pencucian Uang atau TPPU. (Instagram/doni.salmananid)
BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM — Sebanyak 17 Jaksa Puntut Umum (JPU) siap menuntut tersangka Doni Salaman atas dugaan penipuan dan Tindak Pidana Pencucian Uang atau TPPU.
 
Crazy Rich Bandung Doni Salmanan ditetapkan sebagai tersangka penipuan dan TPPU berkedok binary option lewat platform Quotex
 
"Tim jaksa adalah gabungan dari Kejagung dan Kejari Kabupaten Bandung. Ditunjuk sebanyak 17 orang (untuk menuntut Doni Salmanan)," kata Wakil Kejaksaan Tinggi Jawa Barat atau Kejati Jabar, Didi Suhardi dalam konferensi pers, Selasa, 5 Juli 2022.
 
Kejati Jabar sebelumnya telah menerima tersangka dan barang bukti (Tahap II) dari Penyidik Bareskrim Polri dalam tindak pidana perkara atas nama Doni Salmanan di Kantor Kejati Jabar, Selasa, 5 Juli 2022.
 
Sedikitnya terdapat 126 barang bukti yang diserahkan ke Kejati Jabar atas kasus Doni Salmanan ini, mulai dari flashdisk, print out tampilan website Quotex, Youtube Doni Salmanan, smartphone, buku tabungan, BPKB sepeda motor, mobil mewah, jam tangan, buku tabungan, pakaian, celana, topi, PC, STNK sepeda motor, hingga uang tunai mencapai miliaran rupiah.
 
 
"Uang total kurang lebih 4,5 M," ungkapnya.
 
Kemudian setelah Doni Salmanan diserahkan ke Kejati Jabar, Crazy Rich Bandung itu akan dilakukan penahanan sesuai dengan kewenangan JPU.
 
"Terdakwa ditahan di Rutan kelas 1 Kebon Waru Kota Bandung selama 20 hari dan secepatnya akan diungkapkan ke pengadilan," katanya.
 
 
Atas tindakannya ini, Doni Salmanan didakwa melanggar pasal berlapis, seperti Pasal 45a ayat (1) jo Pasal 28 Ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 3 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang atau Pasal 4 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman pidana penjara selama 20 tahun. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X