7 Persen Balita di Kota Bandung Menderita Stunting

- Senin, 4 Juli 2022 | 15:31 WIB
Kepala Dinkes Kota Bandung, Ahyani Raksanagara. | Sekitar tujuh persen balita di Kota Badung masuk dalam kategori stunting. Angka ini tak lepas dari banyaknya faktor pemicu. (Dok Humas Pemkot Bandung)
Kepala Dinkes Kota Bandung, Ahyani Raksanagara. | Sekitar tujuh persen balita di Kota Badung masuk dalam kategori stunting. Angka ini tak lepas dari banyaknya faktor pemicu. (Dok Humas Pemkot Bandung)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sekitar tujuh persen balita di Kota Badung masuk dalam kategori stunting. Masih tingginya angka stunting ini tak lepas dari banyaknya faktor pemicu.

Tak pelak, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara, dibutuhkan penanganan secara multisektoral.

"Berdasarkan data balita yang ditimbang, masih ada sekitar 7 persen balita yang masuk kategori stunting. Sedangkan kalau data nasional yaitu 26,4 persen pada tahun 2019," kata Ahyani pada diskusi yang digelar Forum Diskusi Wartawan Bandung (FDWB) di Gedung Gelanggang Generasi Muda, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Senin, 4 Juli 2022.

Menurut Ahyani, secara angka, stunting di Kota Bandung terus menurun. Misalnya pada tahun 2021, jumlahnya turun 1,3 persen atau sekitar 1.900 orang dari tahun sebelumnya. Sementara untuk tahun ini angkanya belum keluar.

Kendati presiden membuat target cukup signifikan untuk menekan stunting, namun dia menyebut akan sulit tercapai dalam beberapa tahun ini. Perlu upaya berkelanjutan dan lintas sektoral agar tercapai zero stunting.

Baca Juga: 46 Jemaah Haji Furoda Asal Indonesia Dipaksa Pulang dari Arab Saudi, Data Imigrasi Bermasalah

"Zero stunting bisa, hanya saja untuk kasus baru. Kami terus tekan lewat 1.000 hari pertama kehamilan," katanya.

Ahyani melanjutkan, ada beberapa variabel yang didasarkan pengukuran untuk dikatakan anak masuk kategori stunting. Sementara anak dengan postur pendek atau kecil belum tentu masuk stunting.

Ada faktor lain seperti terhambatnya tumbuh kembang dan stagnansi tubuh lainnya sehingga anak tersebut dikatakan stunting.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X