Pemkab Bandung Bantah Pemenang Lelang Tak Terdaftar

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:38 WIB
Kepala Bagian Barjas Setda Kabupaten Bandung Ridwan Muhammad
Kepala Bagian Barjas Setda Kabupaten Bandung Ridwan Muhammad

AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Barjas Setda), menanggapi adanya dugaan alamat fiktif dari CV Bina Dharma, selaku pemenang lelang pengadaan interior ruang kerja Bupati Bandung dan Wakil Bupati yang senilai Rp2,2 miliar.

Kepala Bagian Barjas Setda Kabupaten Bandung Ridwan Muhammad menjelaskan, CV Bina Dharma sudah terverifikasi dalam Sistem Informasi Kinerja Penyedia (SIKAP). Sehingga semua informasi kinerja perusahaan tersebut meliputi data atau informasi mengenai identitas, kualifikasi, serta riwayat kinerja penyedia.

Dalam SIKAP tersebut memang tercantum, alamat kantor CV Bina Dharma di Komp Pasir Madur Endah II Blok A4 No 15-16.

"Jadi, pertama saya jelaskan, karena sudah terdaftar dalam SIKAP, maka Kelompok Kerja (Pokja) Pemiilihan Pemenang di Barjas tidak perlu lagi melakukan klarifikasi lapangan atau on the spot. Peraturan ini mungkin semangatnya dalam rangka penyederhanaan prosedur dan mekanisme seperti sistem tender cepat," terang Ridwan melalui keterangan, Sabtu 2 Juli 2022.

Lebih lanjut Ridwan mengungkapkan, hal tersebut sudah sesuai dengan Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) No 12 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barjas melalui Penyedia. Khususnya pada Bab IV Pelaksanaan Pemilihan Penyedia melalui Tender/Seleksi bagian 4.1.3 Pelaksanaan Kualifikasi melalui SIKAP.

"Dalam Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2021 itu disebutkan dalam hal peserta yang menjadi calon pemenang telah terkualifikasi dalam SIKAP, maka atas data kualifikasi yang telah ada dalam SIKAP itu tidak perlu lagi dilakukan proses pembuktian kualifikasi, karena sudah dinyatakan lulus kualifikasi oleh sistem SIKAP," tandas Ridwan.

Sementara untuk pengecekan lebih lanjut alamat kantor perusahaan pemenang tender, ada peran Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), yang nantinya akan melakukan penandatangan kontrak dengan pihak ketiga, dalam hal ini CV Budi Dharma.

"Nah, sebelum penandatanganan kontrak tersebut, PPK nantinya didampingi Ketua RT dan RW setempat, akan mengecek alamat kantornya, tenaga ahlinya, kinerja penyedianya sudah seperti apa, apakah sudah sesuai dengan disyaratkan," kata Ridwan.

Dari semua bukti legal perusahaan yang ada dalam SIKAP tersebut, kata Ridwan, alamatnya memang betul di Komp Pasir Madur Endah II Blok A4 No 15-16. Hanya saja Ridwan mengakui, ketika dilakukan pengecekan ke lokasi, tenyata kantor tersebut tidak digunakan sebagai mestinya.

Akan tetapi, karyawan dari perusahan itu pun sebenarnya masih berdatangan ke rumah yang dijadikan kantor CV Bina Dharma. Hanya saja para karyawannya ini lebih sering berkantor di Antapani sebagai studio perusahaan mereka, karena ada proyek lain yang sedang dikerjakan.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Terkini

X