Anggota DPRD Kota Bandung Tolak Kebijakan Pembelian Pertalite melalui MyPertamina

- Jumat, 1 Juli 2022 | 17:47 WIB
Anggota DPRD Kota Bandung Andri Rusmana merespons kebijakan terkait pembelian BBM pertalite hingga solar melalui aplikasi MyPertamina. (Ayobandung.com/Algifari Tohaga Abdillah)
Anggota DPRD Kota Bandung Andri Rusmana merespons kebijakan terkait pembelian BBM pertalite hingga solar melalui aplikasi MyPertamina. (Ayobandung.com/Algifari Tohaga Abdillah)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Anggota DPRD Kota Bandung Andri Rusmana merespons kebijakan terkait pembelian BBM pertalite hingga solar melalui aplikasi MyPertamina.

Dirinya mengatakan, kebijakan ini justru sangat memberatkan masyarakat kecil.

“Kebijakan perihal pembelian pertalite melalui aplikasi MyPertamina merupakan kebijakan yang sangat memberatkan bagi masyarakat kecil,” ujar Andri, Jumat, 1 Juli 2022.

“Kebijakan yang akan diterapkan pada tanggal 1 Juli 2022 sebaiknya untuk ditangguhkan atau bahkan dibatalkan,” tegasnya.

Andri mengatakan saat ini, kesulitan masyarakat ialah tidak semuanya memiliki smartphone, sehingga akan banyak dari mereka yang tidak mampu mengikuti kebijakan tersebut.

Baca Juga: Di Tengah Wabah PMK, Masyarakat Diimbau Membeli Hewan Kurban Berlabel Sehat

Pertalite itu sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat kecil, sehingga masyarakat yang mampu tetap akan selalu menggunakan pertamax. Jadi tidak perlu berburuk sangka terhadap masyarakat mampu yang beralih menjadi pengkonsumsi pertalite,” kata Andri.

Karena kebijakan ini masih dalam tahap uji coba, Andri berharap, sebaiknya Pemerintah Provinsi Jawa Barat atau Pemerintah Kota Bandung dapat menolak kebijakan tersebut.

Ketentuan pembelian pertalite dan solar dengan syarat daftar di aplikasi MyPertamina menuai kontra masyarakat. (Ayobandung.com/Algifari Tohaga Abdillah)

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X