Di Tengah Wabah PMK, Masyarakat Diimbau Membeli Hewan Kurban Berlabel Sehat

- Jumat, 1 Juli 2022 | 16:30 WIB
Masyarakat Kabupaten Bandung diimbau untuk membeli hewan kurban yang telah diberi label sehat terlebih saat ini masih ada wabah PMK. (Ayobandung.com/Algifari Tohaga Abdillah)
Masyarakat Kabupaten Bandung diimbau untuk membeli hewan kurban yang telah diberi label sehat terlebih saat ini masih ada wabah PMK. (Ayobandung.com/Algifari Tohaga Abdillah)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Masyarakat Kabupaten Bandung diimbau untuk membeli hewan kurban yang telah diberi label sehat, terlebih saat ini masih ada wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Tisna Umaran mengatakan, label sehat merupakan bukti jika hewan kurban yang dijual di lapak-lapak sudah memenuhi syarat secara syar'i.

Namun pemeriksaan hewan kurban yang dijual di lapak-lapak baru akan dilakukan pada 2 juli 2022, atau H-7 iduladha.

Hal ini dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual benar-benar bebas PMK.

"Masa inkubasi PMK ini sekitar 7 hari. Jadi pemeriksaan dilakukan H-7," ujarnya.

Baca Juga: Terimbas Wabah PMK, Penjualan Sapi Kurban Sepi Pembeli

Dengan pemeriksaan mendekati hari pemotongan, diharapkan virus yang menjadi penyebab PMK belum menyebar dan menjadi penyakit bagi hewan. Daging hewan yang terpapar PMK sendiri aman dikonsumsi apabila dimasak dengan baik.

"Kami imbau agar masyarakt membeli hewan yang telah diberi label sehat," katanya.

Kalaupun sudah kadung membeli hewan kurban yang belum mendapat label sehat, kata Tisna, lebih baik tidak membawanya langsung ke rumah, malainkan dititipkan di lapak penjual.

Baca Juga: Penjual Daging di Cimahi Sepi Pembeli Akibat Khawatir Wabah PMK

Hal ini dilakukan supaya penyebaran PMK bisa diminimalisasi, juga apabila hewan yang dibeli ternyata terpapar PMK atau sakit, masih bisa ditukar dengan hewan sehat dan dipastikan akan diperiksa oleh petugas.

"Kalau sudah membeli, lebih baik jangan dulu dibawa pulang. Titipkan dulu, jadi akan turut diperiksa oleh petugas mulai 2 juli," tutupnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Majelis Hakim Tolak Eksepsi Doni Salamanan

Kamis, 18 Agustus 2022 | 11:00 WIB

Keseruan Lansia di Ciparay Ikuti Lomba Agustusan

Selasa, 16 Agustus 2022 | 18:49 WIB

Sidang Doni Salmanan Digeber Sepekan 2 Kali

Senin, 15 Agustus 2022 | 17:47 WIB

Kuasa Hukum Doni Salmanan Tantang JPU

Senin, 15 Agustus 2022 | 17:18 WIB
X