Dukung Program Pengurangan Emisi Gas Buang, Podomoro Park dan Hyundai Buat Charging Station Mobil Listrik

M. Naufal Hafizh
- Jumat, 1 Juli 2022 | 15:18 WIB
Dukung program pengurangan emisi gas buang, Podomoro Park dan Hyundai buat charging station mobil listrik.
Dukung program pengurangan emisi gas buang, Podomoro Park dan Hyundai buat charging station mobil listrik.

BANDUNG, AYOBANDUNG.COMPodomoro Park Bandung anak perusahaan Agung Podomoro Land (APLN) bekerjasama dengan Hyundai Motors Indonesia yang menjadi distributor resmi Hyundai Motor Company. Kerjasama dalam upaya mengurangi emisi gas buang dan mendorong kawasanya ramah terhadap kemajuan teknologi terbarukan.

Podomoro Park menggaet Hyundai karena dinilai memiliki komitmen yang sama dalam upaya menjaga lingkungan untuk menekan produksi karbon. Podomoro Park menilai penggunaan mobil listrik menjadi solusi dalam menjaga lingkungan tetap lestari.

“Prinsipnya sama seperti nilai yang kami pegang, harmony with nature, jadi kami dukung pengurangan emisi gas buang dengan fasilitas wall mount charging station untuk mobil listrik Hyundai di kawasan Podomoro Park,” ujar Tedi Guswana, Marketing GM Podomoro Park Bandung.

Meningkatnya angka penggunaan mobil hybrid/listrik di Indonesia dianggap sebagai peluang besar dalam upaya kampanye pengurangan produksi karbon kendaraan. Tedi menambahkan, tidak hanya penghuni Podomoro Park, warga yang melintasi kawasan dapat memanfaatkan wall mount charging station.

“Misal ada yang menuju tempat wisata di Kabupaten Bandung, gak usah khawatir kehabisan daya (mobil listrik), bisa mampir dulu ke Podomoro Park, siapa saja bisa memanfaatkan” Kata Tedi Kamis, (30/06/22).

Perusahaan Property Berwawasan Lingkungan

Pemerintah saat ini tengah mendorong percepatan kendaraan listrik melalui
Peraturan Presiden (PERPRES) tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

Dorongan kebijakan ini didasarkan pada komponen mobil listrik yang bertumpu pada kualitas baterai, dan Indonesia memiliki cadangan untuk membuat komponen utama mobil listrik.

Dalam PERPRES tersebut presiden Joko Widodo juga mendorong seluruh lapisan masyarakat termasuk instansi yang dapat memberikan dampak pertumbuhan penggunaan mobil listrik untuk mempelopori program pemerintah, tak terkecuali developer.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X