Terimbas Wabah PMK, Penjualan Sapi Kurban Sepi Pembeli

- Jumat, 1 Juli 2022 | 15:26 WIB
Terimbas Wabah PMK, Penjualan Sapi Kurban Sepi Pembeli (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)
Terimbas Wabah PMK, Penjualan Sapi Kurban Sepi Pembeli (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Sepekan menjelang Iduladha, penjualan sapi kurban di Kabupaten Bandung masih sepi pembeli. Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) diduga menjadi penyebab kurangnya pembeli.

Agus salah seorang penjual sapi kurban di Soreang, Kabupaten Bandung mengatakan, hingga saat ini dirinya baru menjual beberapa ekor hewan kurban. Padahal Iduladha tinggal sepekan lagi.

"Agak sepi. Baru 8 ekor domba yang terjual. Sapi juga baru beberapa ekor," ujar Agus, Jumat 1 Juli 2022.

Baca Juga: Siap-Siap Gaji 13 2022 ASN Cair, Tukin ASN Ini Mencapai 112 Juta?

Wabah PMK diduga menjadi penyebab sepinya pembeli. Bahkan tidak sedikit pembeli yang lebih teliti dengan hewan kurban yang akan dibelinya.

"PMK ada pengaruhnya juga mungkin. Orang jadi takut," katanya.

Padahal kata Agus, dirinya tidak akan menjual hewan yang sakit untuk dijadikan hewan kurban. Terlebih dia sudah menjual hewan kurban ketika Iduladha.

Baca Juga: BSU 2022 Cair Hari ini? Resmi! ini Kata Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan

"Kalau menjual hewan yang sakit, nanti orang akan takut kembali datang ke sini," katanya.

Hewan kurban yang dijual oleh Agus memiliki harga variatif, untuk domba dipatok dengan harga antara Rp 2 juta sampai Rp 7,5 juta/ekor.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Majelis Hakim Tolak Eksepsi Doni Salamanan

Kamis, 18 Agustus 2022 | 11:00 WIB

Keseruan Lansia di Ciparay Ikuti Lomba Agustusan

Selasa, 16 Agustus 2022 | 18:49 WIB

Sidang Doni Salmanan Digeber Sepekan 2 Kali

Senin, 15 Agustus 2022 | 17:47 WIB

Kuasa Hukum Doni Salmanan Tantang JPU

Senin, 15 Agustus 2022 | 17:18 WIB
X