Polisi Akan Mengembangkan Kasus Mie Berformalin di Kabupaten Bandung

- Kamis, 30 Juni 2022 | 20:41 WIB
Polresta Bandung akan mengembangkan kasus mie berformalin yang diproduksi di pabrik Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung. (Pixabay/TanteTati)
Polresta Bandung akan mengembangkan kasus mie berformalin yang diproduksi di pabrik Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung. (Pixabay/TanteTati)
SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Polresta Bandung akan mengembangkan kasus mie berformalin yang diproduksi di pabrik Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung.
 
Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, pemeriksaan terhadap 13 saksi sedang dilakukan untuk proses pengembangan kasus.
 
"13 saksi sedang kami periksa. Mereka adalah karyawan pabrik mie tersebut," tutur Kusworo, Kamis, 30 Juni 2022.
 
Sejauh ini baru 1 orang tersangka yang ditetapkan dalam kasus tersebut. Keterangan dari para saksi, akan menentukan kemungkinan tersangka baru.
 
"Kami masih terus melakukan pengembangan. Siapa yang membeli bahan baku, termasuk dari mana membeli formalinnya," katanya.
 
 
Formalin merupakan bahan kimia yang tidak bisa diperjualbelikan dengan bebas, terlebib untuk dijadikan bahan pengawet makanan.
 
Jika dikonsumsi secara terus menerus, makanan yang mengandung formalin akan memberi efek buruk bagi tubuh manusia.
 
 
Sebagaimana diketahui, sebuah pabrik mie berformalin digrebek Satnarkoba Polresta Bandung, Rabu 29 Juni 2022. 
 
Pabrik tersebut telah beroperasi selama 4 tahun. Setiap harinya 2 ton mie diproduksi di pabrik tersebut dan didistribusikan ke sejumlah pasar tradisional di Bandung. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Kata Bupati Bandung Terkait Kasus Brigadir J

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:05 WIB

Puluhan Lingkung Seni Benjang Unjuk Kebolehan

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:38 WIB
X