Angka Penyandang Masalah Sosial di Bandung Barat Diprediksi Naik Pasca Pandemi

- Rabu, 29 Juni 2022 | 12:33 WIB
Angka Penyandang Masalah Sosial di Bandung Barat Diprediksi Naik Pasca Pandemi (Ayobandung.com/Irfan Alfaritsi)
Angka Penyandang Masalah Sosial di Bandung Barat Diprediksi Naik Pasca Pandemi (Ayobandung.com/Irfan Alfaritsi)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memprediksi angka Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) naik Pasca Pandemi Covid-19.

Hal tersebut dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya, efek Pandemi Covid-19 yang melahirkan kelompok miskin baru, serta adanya kebijakan pelonggaran kegiatan masyarakat yang memperbolehkan aktivitas normal kembali.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial Bandung Barat, Ati Indrawati memprediksi angka PMKS di Bandung Barat diprediksi naik imbas meningkatnya kelompok miskin baru imbas Pandemi Covid-19. Ditambah kelonggaran PPPKM membuat aktivitas kelompok PMKS berjalan kembali.

 Baca Juga: Tahun Ajaran Baru Tunjangan Sertifikasi Guru Dihapus? Ini Penjelasan Kemdikbud

"Pasca Pandemi diprediksi naik. Apalagi saat ini aktivitas sudah normal lagi. Otomatis PMKS seperti anak jalan, tuna susila, gelandang, dan lainnya pasti muncul lagi," terang Ati, Rabu 29 Juni 2022.

Meski begitu pihaknya bakal instensif melakukan serangkaian upaya guna menyelesaikan masalah sosial, baik secara langsung atau pun melalui kolaborasi dengan lembaga-lembaga lain.

Misalnya, untuk penindakan, pihaknya terus berkolaborasi dan berkoordinasi dengan Satpol PP dan aparat kewilayahan. Nantinya, tatkala menemukan PMKS segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti.

"Penanganan PMKS dan masalah sosial itu terus kita gencarkan agar angkanya juga bisa ditekan. Dalam pelaksanaannya kita tentu tak bisa sendiri, kami kolaborasi dengan beberapa pihak," tambah Ati.

Baca Juga: SKTP Sertifikasi Guru Triwulan 2 Akan Terbit Hari ini? Segera Cek Info GTK Kemendikbud! Simak Caranya

Dinsos Bandung Barat saat ini tengah intens melakukan penanganan terhadap kelompok disabilitas, lansia terlantar, pekerja seks komersial, serta remaja putus sekolah.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Konflik Lahan SDN Bunisari KBB Dibawa ke Meja Hijau

Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:32 WIB
X