Gelar Rakor Perdana, DEFEND ID Segera Realisasikan 8 Program Strategis

- Rabu, 29 Juni 2022 | 09:50 WIB
Gelar Rakor Perdana, DEFEND ID Segera Realisasikan 8 Program Strategis.
Gelar Rakor Perdana, DEFEND ID Segera Realisasikan 8 Program Strategis.

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM – Lima BUMN holding industri pertahanan DEFEND ID yang terdiri atas PT Len Industri (Persero), PT Dahana, PT Pindad, PT PAL, dan PT Dirgantara Indonesia melaksanakan rakor (rapat koordinasi) pertama yang dihadiri seluruh direksi, setelah diresmikan April 2022 lalu oleh Presiden Joko Widodo. 

Rapat kerja dilakukan untuk mendalami sinergi merealisasikan program strategis DEFEND ID yang dilakukan oleh empat tim integrasi, yaitu tim integrasi keuangan, manajemen risiko, SDM dan general fuction; tim integrasi marketing dan kerja sama; tim Integrasi operasi di bidang manufaktur dan proses bisnis; dan tim integrasi di bidang IT, teknologi, kualifikasi & sertifikasi SDM, supply chain.

Acara rakor ini disambut baik oleh Wakil Menteri Pertahanan RI M. Herindra. Menurutnya, sinergi ini penting untuk dilaksanakan karena sesuai dengan arahan yang selalu disampaikan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, kemandirian industri pertahanan yang kuat tidak bisa dibangun dengan tiba-tiba dan perlu segera disiapkan.

“Jangan menunda lagi dan jangan sampai terlena. Kita perlu belajar dari apa yang terjadi antara Rusia dan Ukraina. Industri pertahanan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kekuatan pertahanan negara, terlebih dalam era modern seperti sekarang ini. Negara yang memiliki industri pertahanan yang maju akan mempunyai kemampuan dalam kekuatan pertahanannya,” ujarnya.

Direktur Utama Len Bobby Rasyidin dalam sambutan rakor mengatakan bahwa agenda ini untuk berdiskusi bagaimana melakukan langkah konkret terhadap delapan program strategis DEFEND ID, antara lain meningkatkan EBITDA holding secara fundamental, serta memperbaiki cashflow agar dapat landing di akhir tahun sesuai RKAP.

Kontrak On-hand Rp48,7 T dan Potensi Kontrak Sinergi

Rakor dihadiri oleh Asisten Deputi Bidang Industri Manufaktur Kementerian BUMN Liliek Mayasari secara online, kelima direktur utama yaitu, Direktur Utama Len Bobby Rasyidin, Direktur Utama Dahana Wildan Widarman, Direktur Utama Pindad Abraham Mose, Direktur Utama DI Gita Amperiawan, Direktur Utama PAL Kaharuddin Djenod, jajaran Direksi DEFEND ID, serta tim Keasdepan Industri Manufaktur Kementerian BUMN.

"Kontrak on-hand sekarang kita (DEFEND ID) sudah Rp48,7 triliun. Tantangannya kini adalah mempercepat delivery produk dengan tepat waktu," ujar Bobby.

Bobby juga mengatakan bahwa Len dan DI kini telah selesai melakukan program restrukturisasi hutang perbankan, diikuti PAL yang masih dalam proses. DEFEND ID juga akan melakukan restrukturisasi keuangan holding DEFEND ID.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X