Film Arul Hadiah Terbaik Diangkat dari Kisah Nyata, Diputar Perdana di Soreang

- Selasa, 28 Juni 2022 | 20:22 WIB
Film Arul Hadiah Terbaik Polres Tasikmalaya yang diambil dari kisah nyata diputar secara perdana di Soreang, Kabupaten Bandung. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)
Film Arul Hadiah Terbaik Polres Tasikmalaya yang diambil dari kisah nyata diputar secara perdana di Soreang, Kabupaten Bandung. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)
SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Film Arul Hadiah Terbaik Polres Tasikmalaya yang diambil dari kisah nyata diputar secara perdana di Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa 28 Juni 2022.
 
Sebelumnya, film yang diangkat dari kisah Arul, bocah asal Tasikmalaya tersebut, di-softlaunching beberapa bulan lalu. Setelah seluruh proses produksi rampung, Gedung Budaya Sabilulungan dipilih untuk menjadi tempat pemutaran perdana.
 
Film tersebut mengisahkan seorang bocah bernama Arul, kondisi ekonomi keluarga membuat Arul harus berhadapan dengan hukum, karena keinginannya untuk belajar daring namun tidak memiliki gawai membuatnya terpaksa melakukan pencurian.
 
Ironisnya, masyarakat di kampung halamannya menolak dia kembali kepada orang tua. Beruntung Kapolres Tasikmalaya mengangkatnya menjadi anak angkat. Kini Arul tinggal di Polres Tasikmalaya dan bercita-cita ingin menjadi seorang polisi.
 
Bahkan media massa menyebutnya sebagai ajudan Kapolres termuda di Indonesia, karena masih berusia 13 tahun.
 
 
Kisah tersebut kemudian diangkat menjadi sebuah film
 
Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono mengatakan, pada mulanya Film Arul hanya berdurasi 45 menit, namun diperpanjang menjadi 60 menit.
 
"Seluruh pemeran asli. Semuanya orang-orang yang terlibat dalam kasus Arul. Kecuali orang tuanya, karena pasti sedih. Jadi menggunakan pemain lokal untuk menjadi pemeran ibu dan bapaknya Arul," ujar Rimsyahyanto.
 
Arul sendiri sebenarnya merupakan anak angkat Polres Tasikmalaya yang ke-32, namun yang menjadi keistimewaan adalah dia tinggal di Mapolres karena ditolak oleh warga untuk kembali ke Kampung Halamannya.
 
Ketua KPAI Susanto mengatakan, penanganan yang dilakukan oleh Polres Tasikmalaya terhadap Arul sangatlah tepat. Karena anak berhadapan hukum masih bisa berkembang lebih baik apabila dilakukan penanganan tepat.
 
 
"Jujur terharu dengan film ini. Dengan segala proses yang diceritakan,  kami melihat ini bisa menjadi inspirasi semua orang, tentu polres dalam segi penanganan dibelai semua orang tapi semua orang tentu punya caryng yang besar terhadap kanak-kanak yang seperti ini," ujar Susanto.
 
Dengan penanganan tepat, anak berhadapan dengan hukum bisa berubah dan berkesempatan menggapai cita-cita seperti Arul yang awalnya melakukan tindakan kriminil, namun kemudian bercit-cita menjadi seorang polisi.
 
Cita-cita tersebut sangat sulit dicapai apabila tidak diberi pendidikan yang baik, juga dukungan moral dari semua pihak. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Kata Bupati Bandung Terkait Kasus Brigadir J

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:05 WIB

Puluhan Lingkung Seni Benjang Unjuk Kebolehan

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:38 WIB
X