KPAI Sebut Ada 4 Hal yang Menjadikan Anak Berbuat Kriminal

- Selasa, 28 Juni 2022 | 18:01 WIB
Ilustrasi pukulan sebagai tindak kejahatan | KPAI menyebut ada empat hal yang bisa mempengaruhi anak berbuat kriminal dan harus diwaspadai oleh orang tua.   (Pixabay/Annabel_P)
Ilustrasi pukulan sebagai tindak kejahatan | KPAI menyebut ada empat hal yang bisa mempengaruhi anak berbuat kriminal dan harus diwaspadai oleh orang tua. (Pixabay/Annabel_P)
SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut ada empat hal yang bisa mempengaruhi anak berbuat kriminal dan harus diwaspadai oleh orang tua.
 
Ketua KPAI Susanto mengatakan, dari beberapa kasus yang telah terjadi, ada sejumlah penyebab anak berkonflik dengan hukum atau berbuat kriminalitas.
 
"Walaupun belum bisa digeneralisir, ada beberapa faktor yang membuat anak rentan berkonflik dengan hukum," ujar Susanto, selepas penayangan perdana film Arul Kado Terindah Polres Tasikmalaya, di Gedong Budaya Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa 28 Juni 2022.
 
Faktor pertama adalah kemiskinan akut orang tua. Dalam hal ini, anak yang memiliki keinginan namun tidak bisa dipenuhi orang tua karena faktor ekonomi, berisiko melakukan perbuatan kriminil seperti pencurian.
 
Kasus tersebut sempat dialami oleh Arul dalam film tersebut yang diangkat dari kisah nyata. Dia nekat mencuri karena keinginannya untuk belajar daring, namun karena keterbatasan ekonomi, orang tuanya tidak mampu membelikannya gawai sebagai sarana pembelajaran daring.
 
"Faktor kedua, karena kegagalan proses pengasuhan," ucapnya.
 
 
Pola pengasuhan orang tua sangat berpengaruh dalam proses pendidikan anak, sehingga apabila terjadi kegagalan dalam mengasuh, anak bisa saja melakukan perbuatan melawan hukum.
 
"Faktor ketiga adalah pengaruh media digital yang luar biasa berkembang saat ini," imbuhnya.
 
Dia menjelaskan, saat ini perkembangan digital sangat pesat, sehingga anak belum cukup umur banyak yang telah mengakses media sosial melalui gawai.
 
Tanpa pengawasan yang ketat, anak bisa mengakses pelbagai hal berbahaya melaui tontotan salah satunya.
 
 
"Keempat faktor lingkungan," ucapnya.
 
Lingkungan menjadi faktor lain yang bisa mempengaruhi anak berbuat kriminal. Anak yang berada dalam lingkungan kurang baik, aka meniru perbuatan orang-orang di sekitarnya.
 
Untuk mencegah anak berbuat kriminal, maka 4 faktor tersebut harus benar-benar diperhatikan. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Kata Bupati Bandung Terkait Kasus Brigadir J

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:05 WIB

Puluhan Lingkung Seni Benjang Unjuk Kebolehan

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:38 WIB
X