Dua Outlet Holywings di Kota Bandung Tutup Permanen, Buntut Promo Berbau SARA

- Selasa, 28 Juni 2022 | 17:37 WIB
Pemkot Bandung memanggil pengelola Holywings buntut promosi minuman keras yang bermuatan SARA yang sempat viral beberapa waktu lalu. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Pemkot Bandung memanggil pengelola Holywings buntut promosi minuman keras yang bermuatan SARA yang sempat viral beberapa waktu lalu. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM --  Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memanggil pengelola Holywings buntut promosi minuman keras yang bermuatan SARA yang sempat viral beberapa waktu lalu.
 
Dari hasil pertemuan tersebut, pihak pengelola Holywings berinisiatif untuk menutup dua outlet yang ada di Jalan Pasir Kaliki dan Jalan Karangsari. 
 
Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyebut, penutupan outlet Holywings ini ditempuh oleh pihak pengelola setelah melakukan pertemuan dengan pihak terkait diantaranya Kesbangpol, DPMPTSP, Disdagin, Satpol-PP, Disbudpar, dan pihak Kepolisian. 
 
"Begitu ketemu, akhirnya dengan kesadaran sendiri mereka tutup tempat usaha Holywings. Meskipun dia enggak ada promo itu di Kota Bandung, tapi kan dampaknya ada," ujar Yana Mulyana di Balai Kota Bandung, Selasa, 28 Juni 2022.
 
Untuk memastikan, Yana menyebut akan meninjau langsung proses penutupan kedua outlet tersebut yang rencananya akan dilakukan pada pukul 21:00 WIB malam ini. 
 
"Penutupan dua outlet nanti jam 9 kita tinjau yang di Paskal, jam 10 nya di Karangsari. Bisa jadi mereka akan copot plangnya," jelasnya. 
 
 
Terkait pembahasan perizinan, Yana menyebut dalam pertemuan tersebut tidak ikut dibahas akibat lokasi yang sudah memilih untuk ditutup.
 
Terlebih, menurutnya Holywings Bandung tidak ikut mempromosikan hal yang berbau SARA yang menyebabkan kegaduhan di masyarakat. 
 
"Perizinan itu setau saya gini, kalau dia kapasitas menengah (50-100 orang), itu izinnya di level kota, kalau 100 lebih itu levelnya provinsi. Dan ini akhirnya tidak dibahas karena mereka sudah sepakat untuk tutup. Ya mau gimana lagi," jelasnya.
 
Untuk pergantian nama, Yana menilai hal tersebut sah-sah saja untuk dilakukan suatu bidang usaha. Meski begitu, pihaknya akan tetap mengawasi manakala Holywings kembali buka tanpa sepengetahuan pihaknya. 
 
 
"Jadi kalau tiba-tiba dia berganti nama ya kita ga tau, tapi itu kan harus proses lagi semua dari awal. Itu mah mungkin hak dia ya, tapi mengurus izin kan tidak sebulan-dua bulan, tapi intinya saya menghargai dengan insiatif dia demi kondusivitas warga Bandung untuk menutup dirinya sendiri," ungkapnya. 
 
"Nanti kita saling awasi semuanya kalau ada kemungkinan buka lagi. Untuk sekarang kita lihat aja, dengan dia ada itikad baik, kita harus hargai lah," tandasnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X