Terjadi Pungli PPDB di SMK 5 Bandung, Rp40 Juta Diamankan

- Kamis, 23 Juni 2022 | 16:32 WIB
Ilustrasi uang pungli | Pungutan liar atau pungli dapam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dilaporkan terjadi di SMK 5 Bandung.  (Pixabay/Mohamad Trilaksono)
Ilustrasi uang pungli | Pungutan liar atau pungli dapam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dilaporkan terjadi di SMK 5 Bandung. (Pixabay/Mohamad Trilaksono)
LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Pungutan liar atau pungli dapam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dilaporkan terjadi di SMK 5 Bandung
 
Atas kejadian itu, Satgas Saber Pungli Jabar mengamankan uang sebanyak Rp 40.750.000 yang berasal dari tim PPDB sekolah.
 
"Benar, pada Rabu 22 Juni jam 13.00 WIB, Siber Pungli Jabar bergerak ke SMK 5 atas laporan dari orang tua murid yang keberatan dimintai uang titipan sekitar Rp3 juta, kemudian uang pramuka Rp550 ribu," kata Humas Saber Pungli Jabar Yudi Ahadiat, Kamis, 23 Juni 2022.
 
Barang bukti sebesar Rp40.750.000 ini terdiri dari Rp 23.700.000 yang merupakan uang titipan dan uang pramuka senilai Rp17.250.000.
 
Pihaknya mengaku sudah melakukan pemeriksaan terhadap kepala sekolah SMK 5 Bandung dan dua tenaga honorer. Pihak lain dari pejabat sekolah turut diperiksa untuk dimintai keterangan.
 
"Pihak sekolah ada wakil kepala sekolah kesiswaan dan operator. Mereka adalah tim PPDB sekolah," ucapnya. 
 
 
Dari total barang bukti itu, menurut Yudi, orang tua siswa yang dimintai uang titipan sebanyak 75 orang dan 45 orang untuk uang pramuka.
 
Kata Yudi, jumlah orang tua yang dimintai bisa saja bertambah lantaran sebagian dari mereka belum membayar.
 
"Uang titipan itu uang bangunan Rp3 juta per orang, itu harusnya tidak boleh, sedangkan uang pramuka diminta namun pelaksanaan masih jauh," katanya. 
 
 
Berdasarkan temuannya ini, pihaknya akan mendalami kasus pungli untuk kemudian dibawa ke gelar perka
 
"Hasil pendalaman akan dibawa ke gelar perkara," tutupnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X