Tinjau Pasar Kosambi Bandung, Ini yang Didapatkan Mendag

- Kamis, 23 Juni 2022 | 10:49 WIB
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meninjau langsung harga-harga kebutuhan pokok di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Kamis, 23 Juni 2022. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meninjau langsung harga-harga kebutuhan pokok di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Kamis, 23 Juni 2022. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)
SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM — Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meninjau langsung harga-harga kebutuhan pokok di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Kamis, 23 Juni 2022.
 
Zulkifli Hasan beserta rombongan menteri tiba di Pasar Kosambi sekira pukul 07.00 WIB. Dia keliling pasar dan bertanya kepada para pedagang tentang harga kebutuhan pokok, mulai dari beras, cabai, sayuran, tomat, minyak goreng curah, hingga daging sapi, dan daging ayam.
 
Dalam tinjauannya itu, pihaknya memastikan harga minyak goreng curah di Pasar Kosambi terdapat Rp 14.000. Harga ini ditandai dengan spanduk tertentu yang terpampang di toko pedagang.
 
Bukan hanya itu, pihaknua juga menyebut Pasar Kosambi memiliki stok minyak goreng curah yang memadai sehingga warga pun tak perlu mengantre untuk membeli dan khawatir kehabisan.
 
 
"Barang (minyak goreng curah) tersedia dan harganya stabil, jadi sudah tidak ada antre atau rebutan lagi. Sudah aman," kata pria yang kerap disapa Zulhas ini.
 
Kemudian, Ketua Partai Amanat Nasional itu menuturkan, bahwa harga cabai di Pasar Kosambi sudah menurun.
 
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meninjau langsung harga-harga kebutuhan pokok di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Kamis, 23 Juni 2022. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)
 
Dari percakapannya dengan pedagang, dia menyebut harga cabai merah keriting awalnya Rp100.000, tetapi kini turun menjadi Rp80.000.
 
Zulhas sempat meninjau harga daging sapi. Dalam sidaknya, dia mengklaim harga daging sapi masih stabil walau ada kenaikan sebelumnya. Dari yang awalnya Rp140.000 menjadi Rp150.000.
 
Dia pun menyinggung bahwa kenaikan bahan pokok ini salah satunya diakibatkan oleh adanya perang antara Rusia dan Ukraina, sehingga terjadi krisis energi dan pangan.
 
 
"Harga di mana-mana melambung," ungkapnya.
 
Walau begitu, pihaknya berjanji menargetkan harga minyak goreng curah merata Rp 14.000 dalam dua minggu ke depan.
 
"Dua Minggu Rp 14.000 tercapai, walaupun target saya satu bulan. Rp 14.000 minyak curah didapat dan tidak ada komplain lagi," tutupnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X