Dinkes Ungkap Minat Vaksinasi Masyarakat Kota Bandung Mulai Berkurang

- Rabu, 22 Juni 2022 | 16:11 WIB
Tenaga kesehatan menyuntikan vaksin Covid-19 dosis ke dua di Sentra Vaksin Taman Dewi Sartika, Kota Bandung, Rabu 5 Januari 2022 | Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menilai ada pengurangan minat masyarakat terhadap program vaksin Covid-19. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Tenaga kesehatan menyuntikan vaksin Covid-19 dosis ke dua di Sentra Vaksin Taman Dewi Sartika, Kota Bandung, Rabu 5 Januari 2022 | Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menilai ada pengurangan minat masyarakat terhadap program vaksin Covid-19. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menilai ada pengurangan minat masyarakat terhadap program vaksin Covid-19.
 
Berkurangnya minat vaksinasi diduga dampak dari berbagai kelonggaran aturan usai melandainya kasus Covid-19.
 
"Jadi agak berkurang, masyarakat juga merasa tidak menjadi sebuah syarat, Kemarin kan mau mudik harus vaksin langsung rame, lalu hilang lagi," ujar Kadinkes Kota Bandung, Ahyani Raksanagara, Rabu, 22 Juni 2022.
 
Ahyani mengungkapkan, berkurangnya minat vaksinasi dari masyarakat berdampak pada melambatnya laju vaksinasi di Kota Bandung. Sejauh ini, kata Ahyani, ada 2.203.699 warga kota Bandung yang telah disuntik vaksin dosis I, 2.032.798 untuk dosis II, dan 681.076 untuk dosis III.
 
"Pemkot menargetkan 1.952.358 suntikan vaksin, kita dosis satu 113 lersen, dosis dua104 persen, booster ini baru 34 persen," ungkapnya.
 
"Tapi masih kurang cepet ini, ada hambatan, misalkan sudah jadwalnya dia kena, dan harus ada jeda juga kan. Dan ketersediaan vaksinnya itu harus ada pilihan misalnya sinovac dengan apa," imbuhnya.
 
 
Ahyani menekan bahwa, selain protokol kesehatan, vaksinasi menjadi hal penting untuk menghindari paparan Covid 19. Apalagi, angka kasus Covid-19 di Kota Bandung saat ini terus mengalami peningkatan dengan adanya varian BA.4 dan BA.5.
 
"Kita jangan sampai ada lonjakan, sebenarnya saya sangat menghimbau, karena puskesmas buka terus untuk dosis 1, dosis 2 dan booster jadi silahkan di instagram dinas kesehatan bisa dilihat dan datangi puskesmas untuk di vaksin booster," tandasnya.
 
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di Kota Bandung. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
 
Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mengatakan kasus Covid-19 di Kota Bandung dalam 2 minggu terakhir naik hingga 100 persen, dari 69 kasus menjadi 131 kasus. 
 
Kepala Dinas Kesehatan(Dinkes)Kota Bandung, Ahyani Raksanagara menyebut temuan kasus Covid-19 sempat berada di angka dua atau tiga orang saja per hari, sedangkan dalam dua minggu ke belakang pernah ditemukan jumlah kasus sebanyak 26 orang per hari. 
 
"Trennya memang dari 2 minggu yang lalu sampai saat ini itu kenaikannya sampai 100 persen ya. 2 minggu yang lalu kasus aktif itu 69, nah sekarang itu per kemarin kasus aktifnya 131," ujar Ahyani, Selasa, 21 Juni 2022.
 
 
Ahyani menjelaskan, kenaikkan kasus Covid-19 di Kota Bandung sejalan dengan berbagai relaksasi yang menyebabkan mobilitas masyarakat kembali tinggi. Penyebab lain, menurut dia masyarakat yang mulai abai protokol kesehatan. 
 
"Kenapa kenaikkan ini terjadi, satu memang ditemukan ada subvarian. Kedua sudah ada relaksasi aktivitas yang luar biasa. Jadi aktivitas perjalanan laut, udara, dan darat itu sudah lebih bebas," ungkapnya. 
 
"Karena orang pikir sudah level satu, padahal level satu itu artinya masih ada resiko tapi sangat rendah. Atau malah sudah merasa punya data tahan tubuh karena sudah divaksinasi," imbuhnya.
 
 
Di tengah penyebaran varian baru Covid-19 Omicron BA.4 dan BA.5, Ahyani menyebut masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran semakin meluas meski varian tersebut memiliki tingkat fasilitas rendah. 
 
"Jadi sebetulnya subvarian apa pun, tetap saja aktivitasnya harus disertai disiplin prokes. Terutama masker dan menjaga jarak, mencuci tangan, jaga jarak. Menghindari kerumunan, itu semua yang bisa kita kontrol," ungkapnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X