Harga Cabai di Bandung Barat Meroket, Lebih Mahal Dibanding Harga Daging

- Selasa, 21 Juni 2022 | 11:19 WIB
Harga komoditas cabai di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus meroket. Pembeli dan penjual pun pusing. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Harga komoditas cabai di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus meroket. Pembeli dan penjual pun pusing. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Harga komoditas cabai di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus meroket. 

Pantauan Ayobandung.com di Pasar Rajamandala Kulon dan Pasar Tagog Padalarang, harga cabai rawit domba menyentuh Rp100 sampai Rp125 ribu per kilogram. Sedangkan harga cabai rawit hijau Rp70 ribu sampai Rp85 per kilogram. 

Padahal, normalnya cabai rawit domba hanya Rp40 ribu per kilogram. Sedangkan cabai rawit hijau Rp30 per kilogram.

Parman (62), pedagang sayuran di Pasar Tagong Padalarang, mengatakan kenaikan harga cabai rawit terjadi sejak sebulan terakhir. 

Percepatan kenaikan harga terjadi sejak sepekan terakhir. Menurutnya, harga cabai kini melampaui harga daging ayam dan hampir setara dengan harga satu kilogram daging sapi. 

"Cabai harganya naik terus, sekarang Rp100 sampai Rp125 ribu. Ini sudah melebihi harga daging ayam dan setara dengan daging sapi," kata Parman, saat ditemui, Selasa, 21 Juni 2022.

Baca Juga: Cuaca Bandung Hari Ini 21 Juni 2022: Diprediksi Hujan Saat Siang

Kenaikan harga cabai membuat dirinya harus mengurangi jumlah pasokan. Pasalnya, di tengah komoditi cabai meroket bukan tak mungkin dirinya menderita kerugian dan sepi pembeli. 

"Kita belanja jadi dikurangi. Yang asalnya 10 kilogram beli dari Pasar Caringin. Sekarang paling Rp5 kilogram. Mau gimana lagi pembeli juga sepi," tambahnya. 

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X