Pemda Bandung Barat Gencar Sosialisasi Migrasi Siaran TV Digital

- Kamis, 16 Juni 2022 | 19:19 WIB
Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) gencar melakukan sosialisasi program peralihan siaran televisi analog ke siaran tv digital. (Pexels/Nothing Ahead)
Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) gencar melakukan sosialisasi program peralihan siaran televisi analog ke siaran tv digital. (Pexels/Nothing Ahead)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) gencar melakukan sosialisasi program peralihan siaran televisi analog ke siaran tv digital atau Analog Switch Off (ASO). 

Langkah ini sesuai amanat Pemerintah Pusat melalui Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2021 Perubahan Atas Peraturan Menteri Kominfo Nomor 6 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penyiaran. 

Pemerintah sendiri telah menjadwalkan penghentian TV Analog dalam tiga tahap. Tahap pertama 30 April 2022, tahap kedua 25 Agustus 2022, dan tahap ketiga atau paling akhir 2 November 2022. 

"Kita gencar sosialisasi migrasi tv digital melalui berbagai platform. Karena KBB masuk tahap penghentian kedua yakni 25 Agustus 2022," kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) KBB, Siti Aminah Anshoriah, Kamis 16 Juni 2022.

Baca Juga: Masyarakat Keluhkan Sejumlah Channel Siaran TV Digital Masih Belum Lengkap, Ini Solusinya

Mengenai distribusi Set Top Box (STB) atau dekoder pengatur saluran televisi bagi keluarga miskin, pihaknya bersama Dinas Sosial telah mendata sasaran penerima sebanyak 175.734 rumah tangga sasaran (RTS).

"Data ini berdasarkan DTKS Kemensos. Tinggal realisasinya ada di pusat. Nanti barangnya langsung dikirim kantor pos," tambahnya. 

Baca Juga: Beda Siaran TV Digital dan Analog, Warga Bandung Wajib Tahu Sebelum 25 Agustus 2022

Siti menerangkan STB gratis hanya diberikan oleh pemerintah kepada rumah tangga miskin, dan apabila bukan kategori tersebut maka harus membeli sendiri.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X