10 Hektar Sawah di KBB Terancam Kekeringan, Irigasi Jebol Diterjang Banjir

- Rabu, 15 Juni 2022 | 19:13 WIB
Puluhan hektar lahan pertanian sawah di Kabupaten Bandung Barat, terancam kekeringan pasca tanggul pengairan jebol diterjang  banjir. (Istimewa)
Puluhan hektar lahan pertanian sawah di Kabupaten Bandung Barat, terancam kekeringan pasca tanggul pengairan jebol diterjang banjir. (Istimewa)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Puluhan hektar lahan pertanian sawah di Desa Gununghalu, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terancam kekeringan pasca tanggul pengairan jebol diterjang banjir, Minggu, 12 Juni 2022.

Derasnya arus sungai Cipaku membuat Irigasi Gunung Sumul di RW 11 Desa Gununghalu jebol. Seluruh material penghalang tanggul ludes terbawa arus air sungai.

"Karena tanggul ini jebol otomatis pengairan sawah tak ada. Bakal terancam kekeringan sawah sekitar 10 hektar," kata Kades Gununghalu, Isep Heriatna, Rahu 15 Juni 2022.

Pihaknya berharap ada bantuan dari Dinas Pertanian atau Pengairan untuk menanggulangi imbas bencana alam tersebut. Pasalnya sawah di sekitar sungai bukan saja kering tapi juga ikut terdampak banjir

Untuk memulihkan kondisi itu, petani memerlukan air dan benih untuk mengolah kembali lahannya. Bencana ini begitu terasa berat karena telah menimpa 3 kali musim tanam. 

Baca Juga: Ratusan Pengendara Terkena Teguran karena Melanggar

"Sudah tiga kali menanam terus-menerus kena banjir. Sekarang diperparah tanggulnya jebol. Para petani sangat perlu bantuan benih dan pemulihan tanggul," terang Isep.

Sebelumnya, 20 hektar lahan pertanian dan perikanan di Desa Gununghalu, ludes disapu banjir

Akibat peristiwa ini lahan pertanian habis terbawa arus dan terendam genangan air banjir. Tak cuma itu, kolam ikan berisi belasan ton ikan ikut ludes terseret banjir. Imbasnya petani dan peternak terancam gagal panen musim ini. 

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemprov Jabar Dorong Petani Kopi Ekspor Tanpa Perantara

Jumat, 23 September 2022 | 19:07 WIB
X