Polres Cimahi Gali Kantung Masa dan Sumber Pendanaan Khilafatul Muslimin

- Sabtu, 11 Juni 2022 | 13:22 WIB
Polres Cimahi akan terus mendalami kasus konvoi kelompok Khilafatul Muslimin dengan menggali kantung masa dan sumber pendanaan. (Ayobandung.com/Restu Nugraha )
Polres Cimahi akan terus mendalami kasus konvoi kelompok Khilafatul Muslimin dengan menggali kantung masa dan sumber pendanaan. (Ayobandung.com/Restu Nugraha )

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Polres Cimahi akan terus mendalami kasus konvoi kelompok Khilafatul Muslimin pasca tiga orang pentolannya ditetapkan tersangka, Jumat 10 Juni 2022. Saat ini aparat keamanan tengah menggali kantung-kantung masa serta sumber pendanaan organisasi ini. 

Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan mengatakan berdasarkan kesaksian dari para tersangka, kelompok ini memiliki 250 orang anggota di Bandung Raya. Sedangkan sumber pendanaan berasal dari iuran anggota. 

"Dalam BAP mereka menyampaikan kurang lebih sebanyak 250 orang di Bandung Raya. Sedangkan pendanaan berasal dari hasil iuran anggotanya," kata Imron saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Jumat 10 Juni 2022. 

Baca Juga: 3 Pentolan Aksi Konvoi Khilafatul Muslimin di Bandung Barat Dikenai Pasal Makar

Imron menegaskan informasi itu menjadi temuan awal untuk didalami. Karena bisa jadi jumlahnya lebih atau ada pendanaan dari sumber lain. Apalagi organisasi ini telah lama berdiri di Kota Cimahi

"Penyampaian dalam BAP memang seperti itu. Tapi kami polisi akan mencari fakta-fakta lain, siapa tahu ada yang ditutupi. Jika ditemukan ada pidana lain, maka kita tak segan menindak," tambah Imron. 

Sebelumnya, tiga orang pentolan Khilafatul Muslimin ditetapkan tersangka dan dikenai pasal makar usai melakukan aksi konvoi di Kampung Cikarang Mulya RT 1 RW 05 Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Minggu 29 Mei 2022 lalu. 

Baca Juga: Polisi Tangkap 3 Pentolan Aksi Konvoi Khilafatul Muslimin di Bandung Barat

Ketiganya yakni AE selaku Amir Ummul Quro Khilafatul Muslimin Kota Bandung, S pemimpin Khilafatul Muslimin di Kota Cimahi, serta AS sebagai bendahara.***

Editor: Isabella Nilam Mentari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X