Bacaan Injil dan Renungan Katolik Hari ini Jumat 27 Mei 2022 Mintalah kepada Bapa dalam Nama Yesus

- Kamis, 26 Mei 2022 | 23:16 WIB
Bacaan injil dan renungan Katolik hari ini, Jumat, 27 Mei 2022, mintalah kepada Bapa dalam nama Yesus. (Pixabay/rperucho)
Bacaan injil dan renungan Katolik hari ini, Jumat, 27 Mei 2022, mintalah kepada Bapa dalam nama Yesus. (Pixabay/rperucho)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Bacaan injil dan renungan Katolik hari ini, Jumat, 27 Mei 2022, mintalah kepada Bapa dalam nama Yesus.

Bacaan injil hari ini dari injil Yohanes 16:20-23 tentang Kesaksian Yesus tentang diri-Nya.

1. Aku berkata kepadamu Sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira.

Kamu akan berduka cita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita. (Yoh 16:20).

2. Seorang perempuan berduka cita pada saat ia melahirkan, tetapi sesudah ia melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya, karena kegembiraan bahwa seorang manusia telah dilahirkan ke dunia (Yoh 16:21)

3. Demikian juga kamu sekarang diliputi duka cita, tetapi Aku akan melihat kamu lagi dan hatimu akan bergembira dan tidak ada seorangpun yang dapat merampas kegembiraanmu itu dari padamu (Yoh 16:22)

4. Dan pada hari itu kamu tidak akan menanyakan apa-apa kepada-Ku.

Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam namaKu (Yoh 16:23)

Renungan Katolik Hari ini Jumat 27 Mei 2022 Mintalah Kepada Bapa Dalam Nama Yesus

Ketika sebelum naik ke Surga, Yesus memberitahukan semua tentang apa yang akan terjadi pada murid-murid tersebut.

Baca Juga: Renungan Harian Kristen Jumat 27 Mei 2022, Catat Nasihat Ini untuk Hidup Lebih Baik

Oleh karena Dia mereka semua akan menderita dan mengalami pergumulan yang sangat luar biasa.

Sebagai seorang yang beriman akan Kristus Tuhan, kita sendiri akan mengalami berbagai macam pergumulan, penderitaan yang akan membuat kita menangis.

Bacaan injil Yohanes menganalogikan kisah kehidupan kita yang penuh pergumulan sama seperti perempuan yang mau melahirkan.


Tentu Ibu selalu memiliki sebuah penantian dan harapan datangnya sang anak.

Namun dalam penantian itu ada penderitaan dan kesakitan karena mengandung dan akan melahirkan seorang anak.

Harus ada kesabaran. Kita harus dipaksa untuk sabar dalam menghadapi pergumulan hidup kita.

Baca Juga: Nama Jalan Proyek Harus Diganti dengan yang Sesuai Karakter Alam atau Budaya Masyarakat Setempat

Sebab kita tidak bisa dipaksakan, kecuali mau dilahirkan prematur.

Tentu dalam penantian itu ada kecemasan dan kegelisahan yang lebih dan nyata seperti jangan-jangan terjadi sesuatu dengan bayi.

Perasaan yang dialami oleh para murid dianalogikan oleh injil Yohanes seperti itu, ketika ditinggalkan oleh Yesus.

Namun yang mereka bisa lakukan hanyalah menanti, berharap, cemas, dan belajar bersabar.

Saat ini kita pun sedang mengalami hal yang sama seperti para murid dahulu.

Namun satu hal yang kita tahu bahwa harapan akan selalu ada.

Harapan itulah yang akan menggerakkan hati dan perasaan kita untuk terus berusaha, berjuang dan dituntut selalu kreatif di dalam hidup keseharian kita.

Baca Juga: Jawara Sumedang Berikan Pelatihan UMKM Tambak Ikan di Waduk Jatigede

Besar kerinduan kita untuk saat ini adalah bisa berjumpa dengan Kristus Tuhan.

Demikian bacaan injil dan renungan Katolik hari ini Jumat, 27 Mei 2022, mintalah kepada Bapa dalam nama Yesus. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Semua Kantor ACT di Jabar Diminta Ditutup

Kamis, 7 Juli 2022 | 17:21 WIB
X