Libur Lebaran 2022: Kunjungan Wisatawan ke Jabar Capai 84,7 Persen Belum Berpengaruh pada UMKM

- Rabu, 25 Mei 2022 | 08:50 WIB
ilustrasi tempat wisata -- Disparbud Jabar mencatat kunjungan wisatawan ke wisata Jabar mencapai 84,7 persen pada libur Lebaran 2022, namun belum berpengaruh pada UMKM.  (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
ilustrasi tempat wisata -- Disparbud Jabar mencatat kunjungan wisatawan ke wisata Jabar mencapai 84,7 persen pada libur Lebaran 2022, namun belum berpengaruh pada UMKM. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat mencatat kunjungan wisatawan ke destinasi di Jabar mencapai 84,7 persen pada libur Lebaran 2022 beberapa waktu lalu.

Namun meski begitu, Disparbud Jabar juga mencatat, mulai meningginya wisatawan ke Jawa Barat itu ternyata belum menggairahkan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di sekitaran objek wisata.

"Idealnya dengan kunjungan wisatawan cukup besar seharusnya berpengaruh positif pada warga sekitar utamanya UMKM," kata Kepala Disparbud Jabar Benny Bachtiar dalam keterangan yang diterima Ayobandung.com, Rabu, 25 Mei 2022.

Baca Juga: Cuaca Bandung Hari Ini 25 Mei 2022: Cerah Berawan Sepanjang Hari

"Ironisnya, sejumlah UMKM menginformasikan, pada liburan panjang Lebaran ini dan hari biasa itu sama saja pengaruhnya terhadap tingkat pendapatan mereka," ujar Benny menambahkan.

Menurut Benny, masih loyonya geliat UMKM di Jabar pada libur Lebaran 2022 lalu terutama ketika wisatawan lokal mengunjungi objek wisata favorit di Jabar, dikarenakan mayoritas dari mereka membawa bekal dari rumah sehingga para pedagang makanan di sana terabaikan.

Dengan demikian, Benny menyebut ke depan perlu adanya kebijakan supaya wisatawan dapat memanfaatkan kehadiran sektor UMKM di sekitar tempat wisata.

Baca Juga: Rekaman 54 Titik CCTV di Lembang Park and Zoo Disita untuk Cari Maling Satwa Langka 

"Ini menjadi "pekerjaan rumah" besar bagaimana caranya wisatawan tidak membawa makanan sendiri, tapi membeli di warung sekitar. Dengan catatan pemilik warung jangan menaikkan harga seenaknya, sehingga harus ada standarisasi harga. Hal ini akan didiskusikan dengan Kabupaten/ Kota  yang memiliki tempat wisata favorit," ujar Benny.

Selain persoalan UMKM Jabar, Benny juga mengaku, tiap libur Lebaran ataupun libur sekolah lainnya masalah sampah masih menjadi perhatian sehingga membuat obyek wisata menjadi kumuh.

Halaman:

Editor: Isabella Nilam Mentari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X