Uang Nasabah Hilang, Pihak BSI Harus Melakukan Investigasi

- Selasa, 24 Mei 2022 | 13:32 WIB
Ilustrasi | Terkait dugaan uang nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) di Kabupaten Bandung yang hilang, pihak bank harus melakukan investigasi mendalam. (Pixabay/teguhjatipras)
Ilustrasi | Terkait dugaan uang nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) di Kabupaten Bandung yang hilang, pihak bank harus melakukan investigasi mendalam. (Pixabay/teguhjatipras)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Terkait adanya dugaan uang nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) di Kabupaten Bandung yang hilang, pihak bank harus melakukan investigasi mendalam.

Bidang Pengaduan dan Hukum Yayasan Layanan Konsumen Indonesia (YLKI), Rio Priambodo, mengatakan ada beberapa hal yang menjadi perhatian dalam masalah keamanan nasabah perbankan.

"Pertama kerahasiaan data nasabah. Pihak perbankan harus bertanggung jawab terhadap data nasabahnya," ujar Prio ketika dihubungi, Selasa, 24 Mei 2022.

Pihak bank harus memberikan informasi secara mendetil apabila nasabah memintanya.

Pun ketika nasabah mengaku apabila saldo di dalam rekeningnya hilang, maka harus diberikan penjelasan secara mendetail.

"Kalaupun benar hilang, maka pihak bank harus memberi kejelasan data supaya tidak ada kecurigaan dari konsumen," ujarnya.

Baca Juga: Geger Warga Antapani Dihebohkan Penemuan Diduga Bom

Selain itu, pihak bank juga diharuskan melakukan investigasi secara mendalam apabila ditemukan adanya kasus nasabah yang mengaku kehilangan saldo di rekeningnya.

Walaupun ada beberapa kemungkinan yang terjadi, baik karena kesalahan nasabah, atau kesalahan administrasi di bank itu sendiri juga hal lainnya. Proses investigasi harus dilakukan.

"Jika hanya memberi keterangan kalau ada data yang tertukar, tentu tidak akan menjawab persoalan. Kok bisa seperti itu,"katanya.

Apabila terjadi kesalahan dalam sistem, maka yang harus dilakukan bukan hanya memberi ganti rugi kepada nasabah, tetapi juga harus melakukan perbaikan sistem.

Investigasi secara mendalam juga harus dilakukan kaitan dengan keamanan. Dengan melakukan investigasi secara mendalam akan diketahui penyebab pasti dari saldo rekening nasabah yang hilang tersebut.

Baca Juga: BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es di Kota Bandung

"Walaupun hanya ada satu nasabah yang mengaku hilang. Tetap harus diinvestigasi, bisa saja terjadi pembobolan seperti skiming oleh pihak ketiga yang dimungkinkan terjadi pada nasabah lain. Harus diusut secara serius, apakah secara bisnis yang salah atau kasuistik. Pencegahan itu penting, supaya tidak ada lagi masalah serupa kedepannya," terangnya.

Pihak perbankan juga harus mengganti kerugian materi yang dialami oleh nasabah apabila hasil penyelidikan kesalahan bukan terjadi pada nasabah bersangkutan. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X