Kesal Tanggul Jebol Berulang Kali, Warga Minta Bupati Bandung Turun Tangan

- Senin, 23 Mei 2022 | 15:08 WIB
Warga RT 5, Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung mengeluhkan tanggul yang sering jebol dan membuat banjir. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)
Warga RT 5, Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung mengeluhkan tanggul yang sering jebol dan membuat banjir. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

MARGAASIH, AYOBANDUNG.COM -- Warga RW 5, Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, mengeluhkan tanggul yang sering jebol dan membuat banjir.

Mereka pun meminta agar Bupati Bandung Dadang Supriatna turun tangan.

Ketua RW setempat, Asep Andian, mengatakan sudah bertahun-tahun tanggul sungai Cikeueus sering jebol dan menyebabkan banjir merendam rumah warga dengan ketinggian mencapai 70 sentimeter.

Warga, kata Asep, sudah sering swadaya melakukan perbaikan tanggul yang jebol dengan menggunakan karung berisi pasir.

"Sudah sering memperbaiki sendiri. Tapi karena hanya menggunakan pasir dimasukkan ke dalam karung, akhirnya jebol lagi," ujar Asep, Senin 23 Mei 2022.

Terlebih apabila hujan turun deras dengan durasi yang lama, hampir dipastikan tanggul kembali jebol.

Baca Juga: CFD Dago dan Buah Batu Belum Bisa Digelar, Begini Penjelasan Wali Kota Bandung

Sebagai pengurus RW, Asep bahkan merasa malu kepada warga karena setiap kali jebol pihaknya meminta warga iuran untuk memperbaikinya.

Dia juga sudah berulang kali memohon perbaikan kepada pihak terkait, namun sampai saat ini belum juga ada perbaikan.

"Saya harap Bupati Bandung bisa turun tangan memperbaiki tanggul yang selalu jebol ini. Kalau mengandalkan iuran warga, sifatnya hanya sementara untuk penanganan darurat, sudah dipastikan akan jebol lagi," katanya.

Baca Juga: Terkait Kasus RSHS, Dinkes Kota Bandung Imbau Faskes Tingkatkan Edukasi dan Komunikasi

Terlebih lokasi tanggul yang jebol bukan hanya di satu titik, tetapi terdapat sejumlah lokasi yang apabila semuanya diperbaiki memerlukan dana tidak sedikit.

Setiap kali jebol, air selalu merendam rumah warga juga akses jalan. Bahkan kata Asep, air sampai manggenang ratusan rumah warga di RT 4,5,6,7 dan 8. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X