Diterjang Banjir, 4 Ruang Kelas SD di Lembang KBB Dipenuhi Lumpur

- Senin, 23 Mei 2022 | 10:02 WIB
Banjir lumpur menerjang SDN 3 Cikahuripan Lembang, KBB. Sebanyak 1 ruang guru dan 4 ruang kelas tertutup material lumpur yang dibawa banjir. (Dok. BPBD)
Banjir lumpur menerjang SDN 3 Cikahuripan Lembang, KBB. Sebanyak 1 ruang guru dan 4 ruang kelas tertutup material lumpur yang dibawa banjir. (Dok. BPBD)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Banjir lumpur menerjang SDN 3 Cikahuripan di Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sebanyak 1 ruang guru dan 4 ruang kelas tertutup material lumpur yang dibawa banjir. 

Bancana banjir juga mengakibatkan sejumlah kaca jendela kelas pecah karena tertimpa tembok rumah sebelah sekolah. Kondisi itu mengakibatkan satu ruang kelas mengalami retak sehingga sangat berbahaya kalau dipergunakan untuk belajar.

"Banjir menggenang 4 ruang kelas dan 1 ruang guru. Ada retakan di kelas 4 serta sejumlah alat belajar seperti bangku, meja, dan buku-buku pelajaran ikut terendam," kata Kepala Seksi Kedaruratan BPBD KBB, Amas, Senin 23 Mei 2022.

Baca Juga: Tokopedia bersama Atalia Praratya Perluas Pemasaran Produk Pasar Rakyat Melalui Fitur Live Shopping

Amas menjelaskan peristiwa banjir lumpur itu terjadi, Sabtu 21 Mei 2022 sekira pukul 18.00 WIB. Kejadian ini dipicu karena intensitas hujan lebat di wilayah Lembang mengakibatkan benteng villa sepanjang 40 meter di sebelah sekolah jebol dan menghantam dinding sekolah. Sehingga mengakibatkan air dan lumpur masuk kedalam kelas.

"Pemicunya hujan deras sehingga benteng jebol dan saluran air tertutup dan masuk ke dalam kelas membawa lumpur," terangnya. 

Kepala Bidang SD, Disdik KBB, Dadang A. Supardan mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut. Pihak sekolah dibantu aparat kewilayahan bersama masyarakat telah membersihkan material lumpur. 

Baca Juga: Seorang Anggota Perguruan Silat Dianiaya Sampai Tewas

"Kemarin sudah langsung dibersihkan. Pihak sekolah masih mendata jumlah kerusakan," jelas Dadang.

Khawatir terjadi banjir susulan serta antisipasi tembok kelas ambruk. Proses belajar mengajar dialihkan sementara ke ruangan yang lebih aman. Sambil menunggu langkah renovasi bangunan itu. 

Halaman:

Editor: Isabella Nilam Mentari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Semua Kantor ACT di Jabar Diminta Ditutup

Kamis, 7 Juli 2022 | 17:21 WIB
X