Bupati Bandung Tegaskan Tidak Akan Bayar Tuntutan Penggugat 4 SD Negeri di Margahayu

- Jumat, 20 Mei 2022 | 20:20 WIB
Bupati Bandung Dadang Supriatna. Bupati Bandung menegaskan pihaknya tidak akan membayar pembebasan lahan senilai Rp4,8 miliar untuk 4 SD Negeri di Margahayu. (Dok. Humas Pemkab Bandung)
Bupati Bandung Dadang Supriatna. Bupati Bandung menegaskan pihaknya tidak akan membayar pembebasan lahan senilai Rp4,8 miliar untuk 4 SD Negeri di Margahayu. (Dok. Humas Pemkab Bandung)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pihaknya tidak akan membayar pembebasan lahan senilai Rp4,8 miliar sebagaimana dituntut oleh ahli waris 4 SD Negeri di Margahayu.

Dadang mengatakan, secara histori pembangunan SD Negeri 6,7,9 dan 10 Margahayu tersebut bermula dari adanya bantuan pembangunan sekolah melalui instruksi presiden.

"Waktu itu bisa mendapat bantuan dengan syarat ada lahan. Secara de facto, saat pembangunan sudah terjadi persetujuan (penggunaan lahan)," ujar Dadang, Jumat, 20 Mei 2022.

Baca Juga: Pemkab Bandung Pastikan Korban Angin Puting Beliung Mendapat Bantuan Perbaikan Rumah

Namun terkait pembayaran masih belum diketahui duduk permasalahannya, sehingga menjadi permasalahan saat ini yang mana pihak ahli waris melakukan gugatan hukum.

Menurut Dadang, gugatan hukum tersebut merupakan hak pihak ahli waris. Walaupun sebelum melakukan gugatan hukum pihak ahli waris sempat meminta agar pemkab Bandung membayar uang pengganti lahan sebesar Rp4,8 miliar.

Pemkab Bandung kata Dadang tidak akan membayar tuntutan penggugat senilai Rp4,8 miliar tersebut.

Baca Juga: Libur Lebaran dan Waisak Dongkrak Kunjungan Wisatawan di KBB ke Jumlah Tertinggi

"Kami tidak bisa semena-mena melakukan pembayaran. Harus ada dasarnya dulu," katanya.

Dasar dari pembayaran salah satunya adalah perintah dari pengadilan yang diputuskan dalam sidang dengan keputusan inkrah. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X