Kebun Binatang Bandung Punya Penghuni Baru Lho, Intip Yuk!

- Jumat, 20 Mei 2022 | 11:27 WIB
Kebun Binatang Bandung Punya Penghuni Baru Lho, Intip Yuk! (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Kebun Binatang Bandung Punya Penghuni Baru Lho, Intip Yuk! (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
 
COBLONG, AYOBANDUNG.COM -- Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoological Garden (Bazooga) kini memiliki penghuni baru. Seekor tapir betina seberat 6 kilogram lahir dengan sehat di Bazooga pada 28 April 2022 lalu. 
 
Seekor anak tapir yang belum diberi nama ini lahir dari indukan betina bernama Tinuk yang didatangkan dari Taman Safari Indonesia pada 2015 lalu. Sedangkan, untuk pejantannya merupakan Tapir berusia 8 tahun yang lahir di Bazooga
 
Marketing Communication Kebun Binatang Bandung Sulhan Syafi'i mengungkapkan, anak tapir betina ini merupakan tapir ke-9 yang lahir di Bazooga
 
 
"Artinya, kita sekarang sudah memiliki 10 ekor tapir. Jadi total ada 6 jantan 4 betina termasuk yang terakhir, yang betina ini ya," ujar Sulhan di Bazooga, Jumat, 20 Mei 2022.
 
Sulhan mengaku hingga saat ini anak tapir betina tersebut belum diberi nama serta pihaknya sedang mencari bapa angkat bagi anak tapir betina tersebut. 
 
"Kita akan mencarikan bapa angkat siapa saja untuk memberikan nama untuk anak tapir ini. Syaratnya tidak ada, hanya mendaftar ke pihak bonbin nanti kita seleksi, yang kompeten kita pilih jadi bapa angkatnya," jelasnya. 
 
Untuk pakan, lanjut Sulhan, tapir yang berada di Bazooga biasa diberikan sesuai dengan pakan yang biasa dikonsumsi oleh tapir di alam liar seperti dedaunan, rumput dan buah-buahan. 
 
 
"Makanan pokoknya itu daun-daunan, kalau di alam habitatnya bisa makan rumput. Sekarang, di sini kita kasih kangkung kacang panjang ada wortel ada juga pepaya itu yang kita kasih," jelasnya. 
 
Sementara itu, Dokter Hewan Bazooga Josephine Bernadette menyebut anak tapir betina ini lahir secara normal dan berada dalam kondisi sehat. 
 
"Kesehatan sampai sekarang itu baik, normal dari awal lahir. Indukan juga sangat sayang ya, jadi merawat anaknya dengan baik. Kondisi anaknya juga aktif ya karena perlu main-main juga," ujarnya. 
 
 
Menurutnya, anak tapir ini akan berubah warnanya ketika mencapai usia 6-8 bulan dari belang hitam putih menjadu warna abu-abu seutuhnya. 
 
"Ketika umur 2 tahun mulai dewasa kelamin, nah sebelum dia mulai dewasa sudah kita pisahkan karena mereka kan satwa jenis soliter ya tapi sebenarnya ini sama-sama betina itu gapapa dalam satu kandang," jelasnya. 
 
"Karena kalau sekarang anaknya itu kita pegang takutnya stress, jadi kita menjaga agar induknya juga tidak stress anaknya dipegang orang lain," imbuhnya. 
 
 
Untuk perawatan, lanjut dia, anak tapir ini tidak diberikan perlakuan khusus melainkan memberi protein tambahan kepada indukan supaya ASI sang induk lancar untuk memenuhi kebutuhan anaknya. 
 
"Anakannya masih menyusui, kalau cemilannya daun nangka, daun kupu-kupu itu mereka makan," tandasnya.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X