Izin Operasional Angkot yang Dipakai Aksi Cabul Bakal Dicabut

- Kamis, 19 Mei 2022 | 18:12 WIB
Ilustrasi angkot atu angkutan kota. Izin operasional angkot di Bandung Barat yang dipakai aksi pencabulan terhadap anak usia 15 tahun bakal dicabut. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)
Ilustrasi angkot atu angkutan kota. Izin operasional angkot di Bandung Barat yang dipakai aksi pencabulan terhadap anak usia 15 tahun bakal dicabut. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM - Izin operasional angkot jurusan Cijenuk-Cililin yang dipakai aksi pencabulan terhadap anak usia 15 tahun di Kampung Cibanteng, Desa Citalem, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal dicabut. 

Selain izin operasional, izin trayek kendaraan itu akan dibekukan karena terbukti sudah digunakan untuk aksi kriminalitas.

"Jelas kalau terbukti, sanksinya sampai ke pencabutan izin trayek karena tidak ada hal lain, kalau menyangkut pidana sanksinya itu," kata Kepala Dinas Perhubungan KBB, Lukmanul Hakim, Kamis 19 Mei 2022.

Diketahui, seorang sopir angkot jurusan Cijenuk-Cililin Kabupaten Bandung Barat (KBB) bernama Deri Aryanto (32) diringkus polisi usai melakukan aksi bejat pencabulan terhadap seorang anak berumur 15 tahun. 

Baca Juga: Sidang Perkara Bahar bin Smith Dilanjut, Saksi Cabut 7 Poin Keterangan di BAP Polisi

Deri melancarkan aksinya dengan modus menawarkan tumpangan gratis kepada korban yang hendak pergi dari Cipongkor menuju kawasan Cililin.

Usai korban menerima tawaran itu, Deri memerkosa korban di jalan sepi Kampung Cibanteng, Desa Citalem, Kecamatan Cipongkor. 

"Tentu sanksi administratif akan diberikan, dan kami juga akan berkoordinasi dengan pihak organisasi, dalam hal ini organda. Terkait dengan masalah pidana (sopir), kami serahkan kepada pihak kepolisian yang punya kewenangan," tambah Lukman.

Baca Juga: Warga Minta Murid SD Negeri yang Digugat Diberi Ketenangan

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X