Kondisi Terkini Stadion GBLA, Bisa untuk Venue Liga 1? 

- Kamis, 19 Mei 2022 | 14:15 WIB
Kondisi Terkini Stadion GBLA, Bisa untuk Venue Liga 1? 
Kondisi Terkini Stadion GBLA, Bisa untuk Venue Liga 1? 
 
GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) bisa digunakan pada gelaran Liga 1 2022-2023 yang akan dimulai dalam waktu dekat jika ditunjuk oleh PT Liga Indonesia Bersatu (LIB) untuk menjadi venue pertandingan
 
Kepastian tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna saat meninjau langsung ke lokasi pada Kamis, 19 Mei 2022. Hasilnya, menurut Ema Stadion GBLA sudah bisa digunakan meski terdapat beberapa perbaikan yang harus dilakukan. 
 
"Kita ingin meyakinkan, hari ini bukan hanya di dalam tapi juga di luar, tapi kalau dil uar saya pikir dengan pemeliharaan seperti ini versi saya sudah masuk kategori bagus. Apapun yang bisa menimbulkan potensi orang tidak nyaman di stadion ini, itu harus tereduksi," ujar Ema di Stadion GBLA, Kamis, 19 Mei 2022.
 
 
Adapun perbaikan yang dimaksud, yaitu bagian atap stadion yang sedikit merenggang akibat penurunan tanah, serta kelayakan 40.000 kursi penonton yang harus dipastikan siap untuk digunakan. Lanjut Ema, kawasan tribun VVIP stadion juga perlu perhatian lebih sebelum nanti dioperasikan secara penuh. 
 
"Prinsipnya ya, semua masyarakat yang datang nonton kesini bukan hanya kegembiraan tapi kenyamanan itu yang harus kita hadirkan. Yang lainnya, overall bagi saya ini, ini sangat layak," jelas Ema. 
 
Selain itu, Ema menilai kondisi rumput serta jalur drainase air yang berada di area Stadion GBLA berada dalam kondisi baik. Terbukti dengan tak ditemukannya genangan air di area stadion yang biasa terjadi di kala hujan. 
 
"Kalau saluran air alhamdulillah, minimal seperti ini yang harus kita jaga. jangan sampai karna ada kunjungan ini tidak ada genangan ya. Begitu tidak dikunjungi air dimana-mana, tentunya kita tidak harapkan itu," jelasnya. 
 
 
Terkait kondisi di beberapa area stadion yang terpantau mengalami keretakan, H. Iwan Kasmara Suharna, ST selaku Kasie IPTEK Sarpras Keolahragaan menjelaskan, pihaknya sudah memperkirakan akan ada penurunan tanah pada saat perencanaan tahun 2007-2008 lalu. 
 
"Kenapa di luar stadion ada perbedaan penurunan, karena ada perbedaan struktur. Pada saat dijalan kelihatan ada yang menonjol itu bekas tower crane (saat pemasangan) kita pasang 8 tower krem yang panjang," ujarnya. 
 
"Jadi turunnya berbeda, sampai ada 1 meter. Secara standar penurunan kita di 1,7 meter sampai 2,3 meter dan kita sudah perhitungkan itu aman," jelasnya. 
 
 
Terkait penggunaan kapasitas Stadion GBLA dengan kondisi penonton full 40.000 pun ia memastikan kondisi tersebut aman dan bisa dilakukan. Pasalnya, saat dilakukan uji loading (beban) pada saat pelaksanaan PON sebelumnya oleh Kementerian dinyatakan lulus uji. 
 
"Memang harus ada pekerjaan berat seperti perbaikan atap karna spesifik. Tetapi, terakhir Juli kemarin, SLF di uji ulang semuanya Alhamdulillah lolos," tandasnya. 

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X