Mediasi Tidak Menemukan Titik Temu, Gugatan 4 SD Negeri di Margahayu Dilanjut ke Meja Hijau

- Kamis, 19 Mei 2022 | 13:57 WIB
[Ilustrasi] Mediasi Tidak Menemukan Titik Temu, Gugatan 4 SD Negeri di Margahayu Dilanjut ke Meja Hijau (Ayobandung.com/Kavin Faza)
[Ilustrasi] Mediasi Tidak Menemukan Titik Temu, Gugatan 4 SD Negeri di Margahayu Dilanjut ke Meja Hijau (Ayobandung.com/Kavin Faza)



BALEENDAH, AYOBANDUNG.COM -- Proses mediasi gugatan terhadap 4 SD Negeri di Margahayu, Kabupaten Bandung tidak menemukan titik temu, sehingga Pengadilan Negeri Bale Bandung memutuskan untuk melanjutkan perkara tersebut ke persidangan.

Dalam proses mediasi di PNBB pada Kamis 19 Mei 2022, 5 dari 9 ahli waris Apandi sebagai tergugat tidak bisa hadir. Kendati demikian, Majelis Hakim memutuskan melanjutkan perkara ke meja hijau.

"Dari pihak tergugat seluruhnya hadir, namun dari pihak kami sebagai penggugat ada 5 orang ahli waris yang tidak bisa hadir," tutur Komarudin, kuasa hukum pihak ahli waris Apandi.

Baca Juga: Gaji ke 13 PNS 2022 dan Pensiunan Cair Lebih Cepat? Simak Info Terbaru di Sini!

Alasan ketidakhadiran 5 orang ahli waris Apandi dalam mediasi dikarenakan ada keperluan yang tidak bisa ditinggalkan.

"Langsung divonis deadlock. Jadi dilanjut ke persidangan," ungkapnya.

Sidang pertama dengan agenda pembacaan gugatan dari pihak penggugat akan dilakukan pada 25 Mei 2022 di Pengadilan Negeri Bale Bandung.

Diketahui, 4 SD Negeri yakni SDN 6,7,9 dan 10 Margahayu Kabupaten Bandung digugat oleh pihak ahli waris almarhum Apandi. Lahan seluas 1.600 meter persegi yang digunakan untuk membangun 4 SD tersebut sampai saat ini belum dibayar.

Baca Juga: Oppo Reno 8 Rilis 23 Mei, Berapa Harga Oppo Tebaru 2022 Ini?

Pada 1979 lalu, pihak Desa mendapat bantuan pembangunan SD Inpres, namun karena tidak memiliki tanah carik, sehingga pihak desa mencari lahan yang mana ditentukan lahan milik Apandi akan digunakan untuk pembangunan sekolah.

Pihak desa menjanjikan akan membeli lahan tersebut dari Apandi, namun hingga saat ini belum melakukan pembayaran seperti yang dijanjikan.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X