Pemkot Bandung Pastikan Daging Sapi di Pasaran dan Produk UMKM Tak Terjangkit Wabah PMK

- Rabu, 18 Mei 2022 | 14:32 WIB
Pemkot Bandung Pastikan Daging Sapi di Pasaran dan Produk UMKM Tak Terjangkit Wabah PMK (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Pemkot Bandung Pastikan Daging Sapi di Pasaran dan Produk UMKM Tak Terjangkit Wabah PMK (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
 
SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung pastikan daging sapi yang berada di pasaran tidak terdampak wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak
 
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung menyebut penurunan harga daging sapi di pasaran terjadi akibat menurunnya kebutuhan masyarakat pasca hari raya Idul Fitri yang sempat mencapai Rp180.000 per kilogram. 
 
"Setelah Hari Raya Lebaran, harga daging sapi Malah turun ke arah normal. Harga daging di pasar antara Rp120.000 sampai Rp140.000," kata Elly Wasliah, saat dihubungi, Rabu 18 Mei 2022.
 
 
Elly Wasliah menilai turunnya harga daging sapi di Kota Bandung bukan berdasarkan wabah PMK yang saat ini tercatat ada 622 ekor yang tersebar di 6 wilayah Jabar. 
 
"Dan daging sapi di pasar Kota Bandung tidak terpengaruh dengan adanya wabah PMK ini. Jadi penjualan masih normal. Stok masih tersedia di Kota Bandung," ucapnya. 
 
Meski begitu, pihaknya telah memutus perdagangan hewan sapi sebagai upaya meminimalisir penyebaran wabah PMK di Kota Bandung. Utamanya dari daerah yang terindikasi munculnya wabah PMK
 
"Untuk daging sapi yang masuk ke Kota Bandung itu ada dua sumber. Pertama impor frozen beef dari Australia dan New Zealand. Sementara untuk daging kerbau, itu didatangkan dari India," ujar dia. 
 
 
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung Atet Dendi Handiman menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan Disdagin Kota Bandung guna memantau kebersihan dan kesehatan produk UMKM Kota Bandung terutama yang menggunakan bahan baku daging sapi
 
"Nah untuk ketersediaan daging juga nanti dipantau apakah berpengaruh dengan adanya PMK. Pasti kami koordinasi dengan Disdagin, bagaimana agar kebutuhan dan ketersediaan bahan baku mereka tetap tersedia dan kebersihan serta keamanan bahan baku UMKM juga tetap terjaga," tandasnya. 

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Semua Kantor ACT di Jabar Diminta Ditutup

Kamis, 7 Juli 2022 | 17:21 WIB
X