Ledakan Wisata Diprediksi Terjadi pada Libur Panjang Akhir Pekan Hari Raya Waisak

- Jumat, 13 Mei 2022 | 12:14 WIB
Pantai Pangandaran. Ledakan kunjungan wisatawan diprediksi terjadi di sejumlah destinasi wisata di Jawa Barat saat long weekend Hari Raya Waisak.  (Foto: T Bachtiar)
Pantai Pangandaran. Ledakan kunjungan wisatawan diprediksi terjadi di sejumlah destinasi wisata di Jawa Barat saat long weekend Hari Raya Waisak. (Foto: T Bachtiar)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Ledakan kunjungan wisatawan diprediksi terjadi di sejumlah destinasi wisata di wilayah Provinsi Jawa Barat, pada libur akhir pekan panjang 14-16 Mei 2022, bertepatan dengan Hari Raya Waisak 2022.

Hal ini dipicu fenomena "balas dendam" pasca dua tahun berturut-turut masyarakat menjalani pembatasan untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

Peningkatan angka kunjungan wisatawan selama liburan panjang akhir pekan ini tetap mesti diantisipasi. Baik dari sisi penerapan prokes maupun kesiapan rekayasa lalulintas apabila terjadi kepadatan. 

Baca Juga: Warga Arjasari Diresahkan Pencurian Kerbau dengan Cara Sadis

"Memang ada libur panjang. Akan ada banyak kunjungan ke kawasan wisata. Dimungkinkan adanya ledakan pengunjung di tempat wisata," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, Kamis 12 Mei 2022.

Destinasi wisata yang menjadi titik rawan ledakan pengunjung diantaranya kawasan Lembang, Bandung Barat, Puncak Bogor, wisata Pantai di Pangandaran, dan wilayah lainnya. Wilayah ini jadi sorotan karena kerap terjadi kepadatan arus lalu lintas. 

"Skema untuk memperlancar lalu lintas sudah dipersiapkan berupa pengalihan arus ataupun one way. Penerapan akan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas. Jadi dinamis sesuai kondisi," terang Ibrahim. 

Baca Juga: Viral di TikTok, ini Link Foto Diduga Mahasiswa KKN di Desa Penari Asli, Benarkah?

Menurutnya, selain destinasi wisata. Polda Jabar akan mengawasi mengawasi tempat-tempat yang menguntungkan banyak massa. Salah satunya wisata kota seperti taman dan mall. 

"Wisata kota juga jadi atensi seperti di mall-mall. Karena masyarakat selama 2 tahun tidak diberikan kelonggaran, pasti sekarang tidak terbendung," tutur Ibrahim. 

Halaman:

Editor: Isabella Nilam Mentari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X