Mayday 2022, Buruh di Jabar Sampaikan 6 Hal Ini saat Audiensi dengan Forkopimda Jabar

- Jumat, 13 Mei 2022 | 10:45 WIB
Serikat buruh Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Sate pada Mayday 2022 ini, Kamis, 12 Mei 2022.
Serikat buruh Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Sate pada Mayday 2022 ini, Kamis, 12 Mei 2022.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional setiap 1 Mei, serikat buruh Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Sate pada Mayday 2022 ini, Kamis, 12 Mei 2022.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jabar Roy Jinto mengatakan, pihaknya bersama dengan perwakilan buruh lainnya menuntut enam hal ketika audiensi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jabar.

Dalam audiensi ini KSPSI dan para buruh diterima langsung oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar, tiga anggota DPRD Jabar, dan Badan Kesatuan Badan dan Politik atau Kesbangpol.

Adapun keenam tuntutan buruh dalam Mayday 2022 kali ini, antara lain:

  1. Batalkan KEPGUB UMK Tahun 2022 dan terbitkan KEPGUB UMK Tahun 2022 dengan tidak menggunakan PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan
  2. Menolak gugatan TUN apindo Jawa Barat mengenai Pembatalan KEPGUB Kenaikan Upah pekerja/buruh dengan masa kerja 1 (satu) tahun atau lebih
  3. Menolak revisi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang pembentukan Perundang-undangan.
  4. Menolak Undang-undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja
  5. Menolak Revisi Undang-Undang Nomor : 21 tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh
  6. Berikan sanksi tegas kepada pengusaha yang tidak melaksanakan UMK sesuai ketentuan,THR dan Hak-hak pekerja lainnya.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya mengatakan, pihaknya memahami apa yang dilakukan oleh serikat pekerja buruh ini memang benar, yaitu menuntut supaya kesejahteraan kaumnya.

"DPRD memahami betul apa yang dilakukan oleh serikat pekerja buruh ini tidak mengada-ngada dan selaras dengan pergerakan serikat pekerja buruh selama ini," katanya di Gedung Sate seusai audiensi.

Gus Ahad, begitu dia disapa, mengaku akan menyampaikan aspirasi para buruh ke jenjang yang lebih di tinggi, yaitu ke Senayan supaya bisa ditemukan solusi yang tepat serta dapat membahas Undang-undang mengenai kesejahteraan buruh.

"Kami akan mendukung dengan cara memberikan surat rekomendasi kepada pihak DPR RI agar pembahasan undang-undang yang bertentangan dengan kesejahteraan buruh bisa diselesaikan," ungkapnya.

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X