Strategi Pemkot Bandung Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku Hewan Ternak

- Kamis, 12 Mei 2022 | 10:49 WIB
Ilustrasi peternak sekaligus penjual domba. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan strategi-strategi untuk mengantisipasi penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak. (Ayobandung.com)
Ilustrasi peternak sekaligus penjual domba. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan strategi-strategi untuk mengantisipasi penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak. (Ayobandung.com)
LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan strategi-strategi untuk mengantisipasi penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak.
 
Kepala Dinas Ketahan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menyebut, strategi itu antara lain dengan melakukan monitoring, pengawasandan dan pengendalian, khususnya dengan para peternak di Kota Bandung.
 
Strategi ini, menurut Gin Gin, sebagai langkah responsif dalam menindaklanjuti PMK yang kini mulai bermunculan di Jawa Timur.
 
"Kita sudah punya semacam grup komunikasi jadi pengawasannya juga relatif mudah, dan kita punya sistem data terpadu yang melaporkan kejadian ke pusat, dan itu kita buat laporannya seminggu sekali, dan terus update setiap saat. Salah satunya menginformasikan kesehatan hewan ternak di kota Bandung," kata Gin Gin di Kota Bandung, Rabu, 12 Mei 2022.
 
 
Pihaknya mengklaim sejak Kota Bandung masih bersih dari penyakit PMK sejak 1986, hingga saat ini.
 
Meski PMK bersifat lokal yakni di Jawa Timur, pihaknya berharap Pemerintah Pusat dapat memberikan panduan, misalnya lockdown supaya PMK tidak merebak 
 
"Hanya memang sekarang yang perlu didorong adalah bagaimana upaya Pemerintah Pusat untuk melakukan lockdown agar penyakit ini tidak menyebar," katanya.
 
Selain pengawasan dan pengendalian, pihaknya juga memastikan hewan ternak yang masuk ke RPH Kota Bandung dalam keadaan sehat, yakni ditandai adanya surat asal ternak, surat kesehatan hewan, dan ditandatangani dokter hewan.
 
 
"Kalau ditemukan ketidaklengkapaan surat, apalagi kondisi ternak yang terjangkit penyakit, kita akan langsung kembalikan ke wilayah asalnya," ujarnya.
 
Kemudian pihaknya mengaku sudah mengontrol tiga lokasi peternakan sapi dan domba di Bandung Timur, dengan total jumlah 100 lebih hewan ternak.
 
"Secara umum belum ditemukan penyakit mulut dan kuku atau penyakit berat lain pda hewan ternak," pungkasnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Biadab! Ayah Cabuli Dua Anak Tiri Selama 6 Tahun

Selasa, 24 Januari 2023 | 14:52 WIB
X