Destinasi Wisata Baru Menjamur di Kabupaten Bandung selama Pandemi

- Rabu, 11 Mei 2022 | 20:07 WIB
[Nimo Highland] Destinasi Wisata Baru Menjamur di Kabupaten Bandung selama Pandemi (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)
[Nimo Highland] Destinasi Wisata Baru Menjamur di Kabupaten Bandung selama Pandemi (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)



SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Walaupun pandemi menyebabkan bisnis pariwisata mati suri, namun nyatanya banyak destinasi wisata baru di Kabupaten Bandung.

Bahkan beberapa destinasi wisata baru yang dibangun saat pandemi tersebut viral di sosial media, seperti Nimo Highland Pangalengan dan Jembatan Rengganis Rancabali.

"Khususnya di selatan Kabupaten Bandung, justru menjadi hal positif karena banyak bertambah destinasi wisata baru," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Wawan A Ridwan, Rabu 11 Mei 2022.

Baca Juga: 2 Link Live Streaming Leeds vs Chelsea Malam Ini 01:30 WIB Liga Inggris 

Dengan bertambahnya destinasi wisata baru yang banyak diburu masyarakat, secara tidak langsung akan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.

"Jadi sebuah hal rasional dengan bertambahnya destinasi wisata akan menggeliatkan ekonomi masyarakat. Apalagi ini terjadi di saat masih dalam kondisi pandemi," ujarnya.

Namun, kata Wawan, menggeliatnya pariwisata ditambah dengan banyaknya destinasi baru yang menjadi unggulan, akan menjadi pemicu bagi pemerintah dalam mempersiapkan sarana pendukung, khususnya aksebilitas jalan.

Baca Juga: Pembunuhan Sadis di Bandung Barat, Medsos Ramai Tagar PercumaLaporPolisi 

"Kami sadari akses jalan belum otimal. Ini menjadi evaluasi kami bagi pemerintah Kabupaten Bandung. Dan Bupati Bandung sudah menyatakan siap untuk memperbaiki akses jalan ke daerah wisata," katanya.

Hal tersebut kata Wawan sebagai bentuk komitmen pemerintah Kabupaten Bandung memajukan pariwisata.

Baca Juga: Oppo Reno 7 sampai HP Oppo Terbaru 5G Favorit versi Mei 2022, Cek 12 Daftarnya

"Dengan akses jalan bagus, maka daya pikat juga akan meningkat. Akses bagus masyarakat akan nyaman dan destisasi akan banyak peminat wisatawan termasuk dari luar daerah," katanya.

Namun untuk memperbaiki akses jalan dibutuhkan waktu yang lumayan, sehingga masyarakat diharapkan bersabar terelebih dahulu.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X