Rencana Pembangunan Tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan Akan Merugikan Petani

- Rabu, 11 Mei 2022 | 18:19 WIB
Ilustrasi jalan tol. KTNA Kabupaten Bandung menilai rencana pembangunan tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan tidak akan menguntungkan petani. (Pixabay/Foundry Co)
Ilustrasi jalan tol. KTNA Kabupaten Bandung menilai rencana pembangunan tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan tidak akan menguntungkan petani. (Pixabay/Foundry Co)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Bandung menilai rencana pembangunan tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan tidak akan menguntungkan petani, malah akan merugikan pertanian di Kabupaten Bandung.

Ketua Departemen Litbang KTNA Kabupaten Bandung, Andri Ramdhani, mengatakan apabila rencana pembangunan Tol Sorang-Ciwidey-Pangalengan dilakukan akan terjadi perubahan kawasan dari pertanian menjadi bangunan.

"Dari sisi pariwisata mungkin akan tumbuh, tapi dari sisi pertanian justru akan rugi. Lahan pertanian akan semakin berkurang," ujar Andri, Rabu 11 Mei 2022.

Bukan hal tidak mungkin, pembangunan jalan tol tersebut akan melibas lahan pertanian produktif di kawasan tersebut, sehingga dengan sendirinya lahan pertanian akan semakin berkurang.

Baca Juga: Polisi Klaim Tak Tolak Laporan Keluarga Korban Pembunuhan Sadis di Bandung Barat

Disamping itu, akan tumbuh juga pembangunan destinasi wisata dan pendukungnya seperti hotel dan restoran yang kemungkinan besar menggunakan lahan pertanian.

Padahal, pertanian saat ini menjadi salah satu unggulan Kabupaten Bandung. Sehingga dengan keberadaan jalan tol justru akan semakin melemahkan produksi dan luas lahan pertanian.

Bahkan lanjut Andri, keberadaan jalan tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan juga tidak akan dirasakan manfaatnya oleh para petani di kawasan tersebut.

Baca Juga: KTNA Kabupaten Bandung Kritisi Pembangunan Pertanian

"Jalan eksisting sekarang sudah cukup memadai untuk jalur distribusi hasil pertanian," katanya.

Malahan keberadaan jalan tol juga akan membuat ekonomi kerakyatan mati. Sementara harga tanah di exit tol dipastikan akan tinggi yang berpotensi dijual oleh petani kepada pihak lain dibanding digarap. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X