Belum Dapat Trauma Healing, Anak Ibu Korban Pembunuhan di KBB Mengalami Trauma

- Rabu, 11 Mei 2022 | 13:12 WIB
Kematian sadis yang dialami Wiwin Setiani (30) membawa duka dan trauma mendalam bagi sang anak yang masih berusia 8 tahun. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Kematian sadis yang dialami Wiwin Setiani (30) membawa duka dan trauma mendalam bagi sang anak yang masih berusia 8 tahun. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Kematian sadis yang dialami Wiwin Setiani (30), ibu rumah tangga asal Kampung Gunung Bentang RT 04 RW 14, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), membawa duka dan trauma mendalam bagi sang anak yang masih berusia 8 tahun.

Menurut keterangan pihak keluarga, trauma anak semata wayang Wiwin tak hanya dialami setelah sang ibu meninggal dunia.

Namun sebelum peristiwa itu, bocah laki-laki itu kerap mengalami ketakutan karena pelaku sering melakukan ancaman kepada Wiwin dan anaknya. 

"Anaknya masih sering merasa takut. Karena pelaku sering memberi ancaman pembunuhan kepada korban dan kepada anaknya," kata adik korban, Tarisyah (21) saat ditemui, Selasa 10 Mei 2022 kemarin.

Diketahui, Wiwin tewas dieksekusi mantan pacarnya berinisial M, pada Minggu 8 Mei 2022.

Sebelum peristiwa sadis ini terjadi, pelaku kerap melancarkan ancaman pembunuhan kepada korban dan anaknya.

Baca Juga: Persib Jadi Salah Satu Klub Liga 1 yang Gencar Rekrut Talenta Lokal

Ancaman tersebut dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari kata-kata kasar, pengrusakan rumah, hingga menyebar fitnah. 

Tarisyah mengatakan hingga saat ini anak korban belum mendapatkan penanganan serius terhadap trauma yang dialaminya. Anak tersebut kini tinggal tak jauh dari TKP pembunuhan bersama kakek-neneknya. 

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X