Para Pendatang di Kota Bandung Harus Ikut Pendataan Disdukcapil

- Senin, 9 Mei 2022 | 13:29 WIB
Disdukcapil Kota Bandung melakukan pendataan kepada pendatang di berbagai titik masuk untuk dilakukan pendataan jumlah masyarakat. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Disdukcapil Kota Bandung melakukan pendataan kepada pendatang di berbagai titik masuk untuk dilakukan pendataan jumlah masyarakat. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung melakukan pendataan kepada pendatang yang masuk ke Kota Bandung di berbagai titik masuk untuk dilakukan pendataan jumlah masyarakat yang ada di Kota Bandung
 
Subkoordinator Pendataan Penduduk Disdukcapil Kota Bandung, Valentina Winarni, mengungkapkan pendataan tersebut bagian dari Operasi Simpatik yang dilakukan oleh Disdukcapil untuk mengetahui dan langsung melayani pembuatan surat keterangan tinggal sementara (SKTS) bagi pendatang
 
"Operasi simpatik ini dari kemarin hingga 10 Mei bertujuan melakukan pendataan bagi mereka pendatang yang berasal dari luar Kota Bandung tinggal di Bandung tapi identitas luar Bandung," ujar Valentina saat ditemui di Terminal Cicaheum, Senin, 9 Mei 2022.
 
Petugas yang membuat posko di terminal Cicaheum, ia menuturkan akan menanyakan kepada pemudik yang baru turun dari bus terkait domisili asal.
 
 
Apabila identitas kependudukan berasal dari luar Kota Bandung maka diarahkan untuk membuat surat keterangan tinggal sementara. 
 
Pada Ahad kemarin, ia mengatakan terdapat 80 orang pemudik yang membuat surat keterangan tinggal sementara. Sedangkan pada hari Senin, 9 Mei 2022 hingga pukul 11.00 WIB terdapat 50 orang yang membuat SKTS. 
 
Disdukcapil Kota Bandung melakukan pendataan kepada pendatang di berbagai titik masuk untuk dilakukan pendataan jumlah masyarakat. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
 
"Kemarin ada 80 orang, hari ini sampai jam 11 sampai 50 orang. Mereka tinggal di kota bandung tapi bukan KTP Bandung.  Kebanyakan mahasiswa dan pelajar dari Jawa Timur kemarin dan sekarang para pekerja formal dan informal," katanya. 
 
Ia melanjutkan angka pemudik yang berdomisili luar Kota Bandung dan membuat SKTS saat arus balik tahun 2022 relatif rendah dibandingkan tahun 2019. Hal itu diperkirakan banyak pemudik yang memakai kendaraan pribadi atau turun dari bus di luar terminal. 
 
Valentina menambahkan para pemudik berdomisili luar Kota Bandung yang memang mencari kerja ke Bandung belum ditemukan. Rata-rata mereka yang datang ke Bandung sudah memiliki aktivitas sebagai pelajar atau pekerja. 
 
 
Berdasarkan pantauan Ayobandung.com di lokasi, nampak petugas sedang melakukan pendataan kepada puluhan pendatang yang baru turun dari angkutan di Terminal Cicaheum. 
 
Kebanyakan, para pendatang ini merupakan mahasiswa/pelajar dan beberapa di antaranya merupakan pekerja yang sebelumnya memang sudah biasa bekerja di Kota Bandung. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X