Pos Pelayanan Mudik di Padalarang KBB, Ada Tempat Ibu Menyusui hingga Sarana Main Anak

- Rabu, 27 April 2022 | 10:01 WIB
Pemudik yang melintasi kawasan Padalarang bisa istrirahat di pos pelayanan mudik dan pos pengamanan Simpang Tol Padalarang, KBB.  (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Pemudik yang melintasi kawasan Padalarang bisa istrirahat di pos pelayanan mudik dan pos pengamanan Simpang Tol Padalarang, KBB. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Pemudik yang melintas di kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tak perlu bingung cari lokasi istirahat melepas lelah berkendara. 

Kehadiran pos pelayanan (Posyan) dan pos pengamanan (Pospam) di Simpang Tol Padalarang, bisa dimanfaatkan untuk istirahat memulihkan kondisi tubuh usai menempuh perjalanan jauh.

Berbagai fasilitas disiapkan di tempat ini. Mulai dari mushola, gerai vaksin, pijat refleksi, tempat main anak, dan ibu menyusui. 

Baca Juga: Ini 3 Titik Pengamatan Hilal di Bandung, Total ada 99 Titik di Seluruh Indonesia

"Kehadiran sejumlah fasilitas di pos pelayanan mudik Padalarang diharap bisa menunjang kenyamanan perjalanan pemudik hingga bisa aman dan selamat sampai tujuan," kata Kabag Ops Polres Cimahi, Kompol Zulkarnaen, Rabu 27 April 2022.

Fasilitas gerai vaksin dibuat untuk memfasilitasi pemudik yang belum vaksin. Jadi  tak perlu mesti pergi ke puskesmas. Sedangkan fasilitas pijat refleksi, tempat main anak, dan ibu menyusui disediakan agar semua kalangan bisa beristirahat.

Pemudik yang ingin rebahan sejenak, Posyan Padalarang menyiapkan sebanyak 5 buah pelbed. Istirahat sejenak, akan mengembalikan kondisi tubuh dalam keadaan fit.

Baca Juga: Pemudik Diminta Waspada Potensi Bencana di Pantura Selama Mudik dan Arus Balik 28 April - 8 Mei

"Jadi apabila ibu-ibu menyusui atau anak-anak yang bosan bisa istirahat di sini. Fasilitasnya ada. Ini adalah Pospam terbaik andalan kami di Posyan 1 Padalarang," tambah Zulkarnaen.

Zulkarnaen mengatakan, pada H-6 lebaran kali ini sudah mulai terlihat kemeriahan di ruas Jalan Raya Padalarang, tetapi peningkatannya belum signifikan. 

Halaman:

Editor: Isabella Nilam Mentari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X