Tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan Bisa Mengubah Bentang Alam Kawasan Bandung Selatan

- Minggu, 24 April 2022 | 20:01 WIB
[Ilustrasi jalan tol saat malam] Walhi Jawa Barat memandang Tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan berpotensi mengubah bentang lingkungan Bandung Selatan. (Pixabay/bodsa)
[Ilustrasi jalan tol saat malam] Walhi Jawa Barat memandang Tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan berpotensi mengubah bentang lingkungan Bandung Selatan. (Pixabay/bodsa)



SOREANG,AYOBANDUNG.COM -- Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat memandang Tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan berpotensi mengubah bentang lingkungan Bandung Selatan.

Manager Advokasi Wahli Jawa Barat, Wahyudin, mengatakan rencana pembangunan jalan tol tersebut secara tidak langsung akan memberi dampak negatif terhadap alam di kawasan Bandung selatan.

"Bukan masuk atau tidaknya ke wilayah Hutan Lindung yang berada di Gunung Tilu, tapi rencana pembangunan tol ini akan berdampak pada perubahan bentang alam kawasan bandung selatan. Akan berdampak pada kerusakan lingkungan yang sangat signifikan," ujar Wayhudin, MInggu 24 April 2022.

Dia menjelaskan ada konsekuensi logis dari pembangunan jalan tol di kawasan bandung  selatan, yakni  mengubah lahan yang semula dari tanaman menjadi beton.

Dampaknya akan ada ribuan hektar yang awalnya merupakan serapan ditutup oleh beton untuk kepentingan pembuatan jalan.

Baca Juga: Aturan Lengkap THR Karyawan, Buruh, dan Pekerja: Kapan Cair dan Cara Melaporkan Pelanggaran Perusahaan

"Serapan menjadi berkurang. Belum lagi akan ada pohon yang ditebang untuk membuka lahan. Kami inginnya Bandung Selatan ini ditanami pohon, bukan beton," katanya.

Walaupun pemerintah Kabupaten Bandung mengatakan jika tidak akan sampai membabat kawasan hutan, namun terutama akses dari Ciwidey menuju Pangalengan merupakan kawasan serapan air, sehingga dengan pembangunan tol mau akan merusak lingkungan.

"Akan ada banyak sumber mata air di sepanjang kawasan tersebut yang tertutup oleh beton. Ditambah dengan bangkitan pembangunan-pembangunan objek wisata, tentu ini akan membuat bentang alam kawasan bandung selatan berubah menjadi lebih rusak," imbuhnya.

Padahal kata Wayhudin, para aktivis lingkungan khususnya di Bandung Selatan saat ini sedang menginisiasi membentuk aliansi penyelamatan bandung selatan yang sudah mulai rusak oleh pembangunan objek wisata.

Baca Juga: Kontrak Achmad Jufriyanto Diperpanjang 2 Tahun, Begini Alasan Persib

"Kami pernah beruadiensi dengan DPRD untuk bekerjasama menyelamatkan Bandung selatan. Tiba-tiba ada rencana pembangunan Tol Soreang-CIwidey-Pangalengan," katanya.

Dia berharap agar pemerintah Kabupaten Bandung membatalkan rencana pembangunan jalan tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan. Bukan karena akan memperparah kerusakan lingkungan, namun juga kawasan tersebut belum membutuhkan adanya jalan bebas hambatan.

"Secara subtansi kami mengkhawatirkan rencana tersebut itu akan memperburuk kerusakan lingkungan yang sangat masif kedepan, kami juga tidak membayangkan bagaimana pemerintah mempertimbangkan daya dukung dan daya tampung lingkungan untuk proyeksi pembangunan jalan tol itu," tutupnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Cek TV di Rumah Sudah Digital atau Belum

Kamis, 30 Juni 2022 | 20:03 WIB
X