Mahasiswa Geruduk Depot BBM Soekarno-Hatta, Tuntut Pertamina Turunkan Harga BBM

- Kamis, 7 April 2022 | 16:00 WIB
Puluhan mahasiswa yang tergabung dari berbagai perguruan tinggi melakukan aksi unjuk rasa di depan Depot Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Puluhan mahasiswa yang tergabung dari berbagai perguruan tinggi melakukan aksi unjuk rasa di depan Depot Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Puluhan mahasiswa yang tergabung dari berbagai perguruan tinggi melakukan aksi unjuk rasa di depan Depot Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina di Jalan Soekarno-Hatta No 728, Kota Bandung. 
 
Azmi, selalu Koordinator Lapangan mengaku melakukan aksi unjuk rasa guna menuntut Pertamina bisa kembali mencabut regulasi kenaikan BBM Non-subsidi yang dinilainya memberatkan masyarakat. 
 
"Jadi kita menuntut kepada pihak pertamina untuk kembali mencabut regulasi kebijakan soal kenaikkan harga BBM pertamax dan sebagainya," ujar Azmi di sela orasi, Kamis, 7 April 2022.
 
Menurutnya, kenaikkan harga BBM Non-subsidi yang naik per 1 April 2022 kemarin sangat memberatkan masyarakat apalagi di tengah kondisi perekonomian yang belum pulih. 
 
 
"Kita ingin diturunkan kembali harga BBM dengan berbagai catatan bahwa kalau alasan pemerintah harga minyak dunia naik bagi kita itu bukan persoalan pokok. Tapi, kondisi ekonomi masyarakat di Indonesia sekarang sampai saat ini belum stabil," lanjutnya. 
 
Selain itu, menurutnya ada indikasi mafia BBM yang menyebabkan kelangkaan BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Bio Solar yang saat ini kondisinya tengah mengalami kelangkaan khususnya di Bandung Raya. 
 
Puluhan mahasiswa yang tergabung dari berbagai perguruan tinggi melakukan aksi unjuk rasa di depan Depot Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
 
"Kita meminta kepada pihak Pertamina untuk mengevaluasi secara menyeluruh kinerja anak buah di lapangan secara langsung. Serta, pihak pertamina bisa menjamin ketersediaan BBM subsidi terhadap rakyat," ungkapnya. 
 
Demi menuntut kebijakan Pertamina segera menurunkan harga BBM Non-subsidi, pihaknya memastikan akan melakukan aksi yang lebih besar jika Pertamina tidak mencabut regulasi kenaikkan tersebut. 
 
"Kita pastikan ini merupakan gerakan awal untuk memantik gerakan gerakan yang lain agar bersama berjuang untuk harga BBM kembali turun," ungkapnya. 
 
 
"Apabila tidak diturunkan harga BBM, ke depan di Bandung akan terjadi gelombang gerakan mahasiswa yang besar kita pastikan itu," pungkasnya. 
 
Berdasarkan pantauan Ayobandung.com di lokasi, sejumlah peserta aksi unjuk rasa tersebut menggunakan atribut seperti almamater perguruan tinggi mereka masing-masing. 
 
Tergabung dalam Komunitas Mahasiswa Bandung Raya, para peserta aksi beorasi dengan lantang menuntut Pertamina menurunkan harga BBM. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X