Ratusan Nakes di Bandung Barat Terpapar Covid-19 sejak Januari sampai Maret

- Kamis, 10 Maret 2022 | 19:05 WIB
Petugas membawa pasien Covid-19 ke Ruang Isolasi Khusus (RIK). Sejumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terpapar Covid-19. Perawat menjadi salah satu kelompok mayoritas terpapar korona. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Petugas membawa pasien Covid-19 ke Ruang Isolasi Khusus (RIK). Sejumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terpapar Covid-19. Perawat menjadi salah satu kelompok mayoritas terpapar korona. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Sejumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terpapar Covid-19. Perawat menjadi salah satu kelompok mayoritas terpapar korona dari tenaga kesehatan, dibanding dokter dan bidan.

Berdasarkan catatan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) KBB, jumlah perawatan terpapar Covid-19 mencapai 117 orang. Angka ini berdasarkan rekapitulasi sejak Januari hingga Maret 2022.

"Perawat memang kelompok rentan. Berdasarkan data yang tercatat di kami, sejak Januari hingga Februari 2022 ada sebanyak 117 perawat yang terpapar dan menjalani isolasi," kata Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), KBB, Aditya Duta Tirani, Kamis 10 Maret 2022. 

Aditya menyebutkan, karena kondisi tersebut banyak perawat yang harus menjalani isolasi dan berhenti sementara dari pekerjaannya. Menurutnya, banyaknya perawat yang terpapar Covid-19 seiring meningkatnya kasus di KBB.

"Hal itu ditandai dengan meningkatnya tingkat keterisian pasien di rumah sakit yang kembali naik hingga lebih dari 30 persen," tambah Aditya. 

Baca Juga: Ketua NasDem Sindir Pedas Sahrul Gunawan yang Berpeluang Pindah Partai

Bahkan dirinya pun sempat harus menjalani isolasi beberapa hari karena ikut terpapar Covid-19 akibat banyaknya kegiatan dan tugas yang harus dilakukan.

Namun karena sudah divaksin booster gejala yang dirasakan tidak terlalu berat dan hanya merasakan sakit kepala, batuk pilek, dan nyeri tenggorokan. 

"Semua perawat di KBB sudah di-booster sehingga ketika ada yang terpapar gejalanya ringan, setelah menjalani isolasi beberapa hari sudah kembali pulih," tuturnya. 

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X