Herry Wirawan Tak Dihukum Kebiri Kimia, Ini Alasan Hakim

- Rabu, 16 Februari 2022 | 10:32 WIB
Herry Wirawan tidak dihukum kebiri kimia. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Herry Wirawan tidak dihukum kebiri kimia. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pelaku perkosaan santriwati di Bandung, Herry Wirawan, tidak dijatuhi hukuman kebiri kimia. Majelis hakim yang dipimpin oleh Yohanes Purnomo Suryo Adi hanya memvonis Herry Wirawan hukuman seumur hidup.

"Apabila dituntut kemudian diputus pidana mati dan penjara seumur hidup yang tidak memungkinkan selesai menjalani pidana pokok maka tindakan kebiri kimia tidak dapat dilaksanakan," ujar salah seorang hakim saat membacakan putusan, dilaporkan Republika, Selasa, 15 Februari 2022.

Selain itu, tuntutan ganti rugi terhadap Herry Wirawan yang diajukan oleh para korban dibebankan kepada Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak (Kemen PPA) sebesar Rp 331 juta.

Baca Juga: Putusan Hakim: Biaya Restitusi Korban Herry Wirawan Ditanggung KPPPA

"Dibebankan kepada negara dalam hal ini Kementerian yang mengurusi perlindungan perempuan dan anak," lanjut hakim.

Terkait dengan pembekuan yayasan dan perampasan aset milik Herry Wirawan, majelis hakim menolak tuntutan tersebut. Pembekuan dan perampasan aset harus dilakukan melalui putusan pengadilan.

"Tidak bisa dilakukan harus ke pengadilan," ungkapnya.

Herry Wirawan dinyatakan terbukti dan bersalah melakukan tindak pidana perkosaan santriwati dengan 13 orang korban. Ia melakukan tindak pidana persetubuhan sejak 2016 sampai 2021.

Ia bersalah mengacu kepada pasal 81 ayat 1 ayat 3 dan 5 junto pasal 76 huruf D UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU junto pasal 65 ayat 1 KUHP.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X