Terdakwa HW Direncanakan Hadir dalam Sidang Vonis Besok

- Senin, 14 Februari 2022 | 14:34 WIB
Terdakwa HW, guru rudapaksa santriwati, akan menjalani sidang vonis atas perbuataannya. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Terdakwa HW, guru rudapaksa santriwati, akan menjalani sidang vonis atas perbuataannya. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
 
LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Terdakwa HW, guru rudapaksa santriwati, akan menjalani sidang vonis atas perbuataannya.
 
Rencananya, guru rudapaksa santriwati ini akan dihadirkan secara langsung dalam persidangan yang digelar Selasa, 15 Februari 2022, di Pengadilan Negeri Bandung.
 
Dengan dihadirkan, terdakwa HW akan mendengar secara langsung pembacaan vonis yang akan disampaikan oleh hakim.
 
 
"Informasi terkahir yang saya dapat, terdakwa HW akan dihadirkan (dalam sidang vonis)," kata Kasipenkum Kejati Jabar, Dodi Gazali Emil ketika dihubungi, Senin, 14 Februari 2022.
 
Tak hanya terdakwa HW, Kajati Jabar Asep N Mulyana juga rencananya akan turun langsung dalam proses persidangan.
 
Asep akan mendengarkan langsung putusan hakim terhadap terdakwa HW.
 
"Pak Kajati juga rencananya akan hadir (dalam sidang vonis)," jelasnya.
 
Terdakwa HW adalah guru rudapaksa santriwati di Bandung. Korban mencapai 13 orang dengan beberapa hamil dan sudah melahirkan.
 
 
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jabar sendiri telah menjatuhkan tuntutan kepada terdakwa HW pada sidang tuntutan, Selasa, 11 Januari 2022.
 
Berikut tuntutan JPU untuk terdakwa HW:
 
1. Hukuman mati
 
2. Hukuman pidana tambahan pengumuman identitas 
 
3. Hukuman kebiri kimia
 
4. Denda Rp 500 juta dan restitusi untuk korban sebesar Rp 331 juta
 
5. Pembubaran yayasan pesantren termasuk Madani Boarding School
 
6. Penyitaan aset dan barang bukti untuk dilelang
 
 
Oleh karena dituntut hukuman mati, jaksa juga menilai perbuatan terdakwa HW, guru rudapaksa santriwari, terbukti bersalah sesuai Pasal 81 ayat (1), ayat (3) Dan (5) jo Pasal 76.D UU R.I Nomor 17 Tahun 2016 yentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP sebagaimana dakwaan pertama.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sepeda Listrik Ramah Lingkungan Hadir di ITB

Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:51 WIB
X